Bantul-Memasuki bulan Desember seluruh mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta dihadapkan dengan masa persiapan ujian akhir semester pertama. Persiapan yang dilakukan oleh para mahasiswa untuk menghadapi ujian, yakni dengan semangat tinggi dalam perkuliahan. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Luvita Pradana Puspitasari, S.Sn.M.A. kepala program studi seni tari saat ditemui tim media di sela-sela mengisi mata kuliah seni tari, Senin, 28/11.
“Mayoritas mahasiswa prodi seni tari mengikuti perkuliahan dengan antusias dan bersemangat, terbukti hanya beberapa mahasiswa saja terpantau tidak masuk mengikuti kelas. Kemampuan mahasiswapun sudah mengalami peningkatan seiring dengan proses perkuliahan”, ungkapnya di komplek kampus AKN Seni dan Budaya, Jl Parangtritis, Sewon, Bantul.
Prodi seni tari khususnya pada semester gasal tahun ajaran 2022-2023 dalam program perkuliahannya mentargetkan capaiannya yakni mahasiswa mampu menyelesaikan perkuliahan dengan baik dan hasil yang memuaskan.
Seluruh mahasiswa mampu saling membantu dan saling mendorong agar kemampuan satu angkatan adalah sama rata, tidak ada yang merasa tertinggal, pun tidak ada yang berlari kencang untuk meningggalkan.
“Di samping itu juga di prodi tari pada tahun angkatan ke-9 ini ada satu mahasiwa yang berkebutuhan khusus, namun mahasiswa tersebut mampu mengikuti perkuliahan dengan maksimal tanpa merasa terdiskriminasi dan ‘berbeda’ serta kemampuannya sama dengan mahasiswa yang lain”, imbuh ibu satu putri tersebut.
Amelia Wilistiduri salah seorang mahasiswa seni tari mengungkapkan hal yang senada, bahwa kuliah di AKN Seni dan Budaya Yogyakarta ini waktunya singkat karena AKN Seni Budaya adalah perguruan tinggi vokasi yang mengedepankan persentase kuliah praktikum lebih banyak. Ini sangat menguntungkan bagi mahasiwa era saat ini yang dituntut untuk menguasai skill praktek lebih banyak dalam rangka menghadapi tantangan yang ada di luar kampus.
“Saya bersyukur bisa diterima kuliah di kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta dengan program beasiswa, karena di sini penguasaan skill lebih banyak. Ini menjadikan saya lebih mudah bersaing di luar untuk pemenuhan dunia kerja di bidang seni budaya”, kata belia berusia 19 tahun tersebut.
Rochmad-AKN