Bantul – Akademi Komunitas Seni dan Budaya sebagai sebuah perguruan tinggi vokasi yang menfokuskan pendidikannya pada bidang seni dan budaya Yogyakarta, memberikan program beasiswa kuliah gratis Diploma-1 bagi para mahasiswanya. Selain itu lulusannya diproyeksikan dapat menjadi pendamping desa budaya yang merupakan program dari Dinas Kebudayaan DIY.
Dalam rangka meningkatkan mutu proses pembelajaran, AKN Seni dan Budaya Yogyakarta mengadakan kegiatan Penyusunan Kurikulum di Ruang Parangkusumo Hotel Ros-In JL. lingkar Selatan No.110 Yogyakarta. Selasa dan Rabu, 24 – 25 /1
Direktur Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta, Dr. Supadma, M.Hum. dalam sambutannya mengarahkan agar penyusunan kurikulum hendaknya mengandung mata kuliah yang dapat mencetak kemandirian dan mengarah pada ‘Kejogjaan’. Harapannya lulusan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta harus memiliki kemandirian yang berdaya di masyarakat, menjadi perekat solidaritas serta menjadi agen perubahan dalam pemajuan dan pelestarian seni dan budaya khususnya Yogyakarta.
Sebagai salah satu narasumber yang ditunjuk oleh Direktorat Akademik Perguruan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek RI, Dr Megawati Santosa Lektor Institute Teknologi Bandung, melalui zoom meeting mengatakan bahwa, sebagai pengajar khususnya pada perguruan tinggi vokasi hendaknya kita menempatkan diri sebagai orang tua dari para mahasiswa yang bertanggungjawab untuk memastikan masa depan mahasiswa setelah lulus nantinya. Dimana nantinya dia bekerja, sebagai apa atau di perguruan tinggi manakah apabila akan melanjutkan lagi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Semua itu adalah menjadi tugas kita untuk duduk bersama dengan instansi atau perusahaan lain untuk menjalin kerjasama menciptakan ruang bagi lulusan perguruan tinggi vokasi agar dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat”, ujar Doktor lulusan University Of Lowa Amerika Serikat, singkat.
Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta tentunya telah memenuhi kriteria tersebut. Sebagai perguruan tinggi negeri vokasi, AKN Seni dan Budaya Yogyakarta telah menjalin kerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY untuk memastikan lulusannya dapat berkarya di masyarakat. Beberapa kerjasama tersebut antara lain instruktur pendamping karawitan, pendamping desa budaya dan kerjasama dalam event kesenian di Museum Sonobudoyo.
Rochmad - AKN