Pendamping Desa Budaya Alumni AKN Senbud Yk Persiapkan Warga Tampilkan Tarian Di NYIA
Pendamping Desa Budaya Alumni AKN Senbud Yk Persiapkan Warga Tampilkan Tarian Di NYIA
Oleh : Admin • 08 April 2023 • 497 Views

Minggir, Sleman – Penerimaan tenaga pendamping desa budaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY pada tahun 2023 sejumlah 152 orang, 48 personil merupakan alumni dari kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. Selain pendamping, ada juga tim monitoring desa budaya yang ketugasaannya adalah membantu dan mendampingi tenaga pendamping desa budaya.

Sularsih, salah satu tenaga pendamping desa budaya merupakan alumni AKN Seni Budaya Yogyakarta yang saat ini bertugas di Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman. Menceritakan kepada media aknyogya.ac.id bahwa potensi budaya dan seni di Kalurahan Sendangmulyo sendiri sangat banyak. Diataranya adalah kerajinan bambu dan tari klasik gaya Yogyakarta yang peminatnya mulai dari remaja hingga anak-anak sekolah dasar.

“Tiga bulan bertugas di Kalurahan Sendangmulyo ini tidak ada kendala, semua kegiatan lancar termasuk pendampingan kerajian bambu dan pelatihan tari klasik gaya Yogyakarta yang dibawakan anak-anak usia sekolah dasar untuk persiapan tampil mengisi acara di salah satu hall Yogyakarta International Airport, pada bulan Mei ini”, ujar alumni Prodi Seni Tari. Jumat, 7/4.

Kalurahan di DIY yang terpilih sebagai desa budaya mendapatkan fasilitas dari Pemda DIY melalui Dinas Kebudayaan DIY untuk tampil di bandara NYIA Yogyakarta. Hal ini tentunya perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pendamping desa untuk mempersiapkan warga agar dapat mempertunjukkan karya seni yang bagus. Karena nantinya akan dilihat oleh tidak hanya warga Jogja, akan tetapi warga dari luar DIY bahkan mancanegara. Dengan demikian seni dan budaya khusus gaya Yogyakarta semakin dikenal oleh masyarakat secara lebih luas.

Secara terpisah Luvita Pradana Puspitasari, S.Sn. M, A. Salah satu dosen seni tari AKN Seni dan Budaya Yogyakarta mengatakan bahwa sudah seharusnya alumni AKN Senbud Yk yang lolos terpilih menjadi pendamping desa budaya harus mapan secara pola pikir, cerdas dan mumpuni terkait kualitas dan kapasitas sebagai seniman sekaligus praktisi seni.

“Tentu harus pandai menjaga nama baik almamaternya dimana tempat mengenyam pendidikan seni dan kebudayaan ke-Jogjaan, dan tentu harus pandai mengembangakan sektor-sektor lini tradisi budaya yang menjadi wilayah pengabdiannya, melestarikan tanpa meninggalakan unsur ciri khas budaya asli yang tumbuh dan lahir di masyarakat sekitar”, ujar Luvita.

Semoga ke depan kampus AKN Senbud Yk menjadi rujukan perekrutan tenaga profesional di bidang seni dan budaya khususnya budaya Yogyakarta. Lulusan-lulusannya selalu siap dan mampu terjun serta berkarya d masyarakat. Dan semoga tahun-tahun berikutnya lebih banyak lagi alumni-alumni dari AKN Senbud Yk untuk ditempatkan di desa-desa budaya sehingga dapat menyalurkan dan menularkan bakat berkesenian dan berbudaya sesuai harapan masyarakat secara umum.

 

Rochmad-AKN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran