Sleman, Yogyakarta – Pertama kali mengikuti ajang perlombaan tari klasik dan membawakan tarian yang baru, kemudian berhasil masuk dalam deretan pemenang merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa. Hal inilah yang dialami Arif Nurhidayat, mahasiswa Prodi Seni Tari AKN Seni dan Budaya Yogyakarta yang telah berhasil menjadi juara harapan I pada perlombaan tari klasik gagrak Puro Pakualaman dalam rangka memperingati Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-211, yang diselenggarakan di Pendopo Agung Hotel Ambarukmo, Jl. Laksda Adisucipto No. 62, Ambarukmo, Kalurahan Catur Tunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Minggu, 11/6.
“Senang rasanya bisa turut memenangkan lomba tari klasik ini. karena baru sekali ikut lomba dan menarikan tarian baru, tari Manggalatama,” ungkap Arif Nurhidayat singkat saat diwawancarai aknyogya.ac.id.
Melalui siaran persnya panitia lomba tari Hadeging Kadipaten Pakualaman menjelaskan bahwasanya antusiasme dan minat para peserta lomba tari klasik gagrak Pakualaman cukup tinggi. Perlombaan terdiri dari kategori tingkatan, mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga katagori mahasiswa atau umum. Para peserta selain berasal dari DIY ada juga peserta dari kota Jakarta, Ponorogo, Surakarta dan Salatiga. Jumlah pendaftar sendiri mencapai 100 peserta. Adapun materi tarian khusus putri yang dilombakan meliputi tari Puri Melati, Golek Kusuma Asri, Golek Kusuma Mataya dan tari Tyas Muncar. Sedangkan tarian putra antara lain Kuda Manggala dan Manggalatama. “Materi-materi tarian tersebut bisa didapatkan dan dipelajari secara mandiri atau belajar bersama-sama secara langsung pada saat pelatihan rutin tiap hari Senin hingga Kamis di Pura Pakualaman oleh para abdi dalem Matoyo Langenprojo,” ujar Mas Riya Lebdamataya selaku ketua panitia lomba.
“Semoga event lomba tari seperti ini ke depannya tetap dijaga keberlangsungannya supaya masyarakat mengetahui berbagai bentuk seni terutama tari yang ada di Pura Pakualaman agar generasi muda tetap menjaga serta menjunjung nilai-nilai tradisi,” harapnya singkat.
Direktur Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta Dr. Supadma, M.Hum. kepada aknyogya.ac.id menyampaikan bahwasanya materi tarian gagrak Puro Pakualaman merupakan materi bahan ajar program studi seni tari di perguruan tinggi vokasi AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Hal ini sebagai sebuah perhatian kampus terhadap seni dan budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih lanjut ia turut berbangga atas diraihnya prestasi kejuaraan lomba tari tersebut oleh mahasiswanya. “Dengan pencapaian prestasi yang diraih oleh mahasiswa AKN Senbud Yk, itu merupakan suatu indikator pembuktian bahwa dalam proses belajar mengajar di kampus ini berhasil dengan baik,” terang Dr. Supadma, M.Hum. di ruang kerjanya, Rabu, 21/6.
Rochmad AKN