Bantul – Memasuki ruang loby kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta yang terletak di Jalan Parangtritis No. 364 Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Bantul ini, kini tampak berbeda. Pasalnya ruangan luas itu tak lagi kosong, namun beberapa wayang kulit hasil karya para mahasiswa dan alumni dari Prodi Kriya terlihat menghiasi sisi dinding dan tengah ruangan. Seakan ruang loby tersebut adalah ruang pameran wayang kulit. Yang menarik adalah wayang-wayang tersebut ditata dalam media display tiga dimensi yang terbuat dari kayu yang diukir dan kaca akrilik, sehingga pengunjung ruangan dapat mengamati wayang kulit dari semua sudut.
Media display wayang kulit tiga dimensi ini diketahui oleh aknyogya.ac.id dari Kaprodi Seni Kriya dipesan AKN Seni dan Budaya Yogykarta dari Jepara. Bahan yang dipergunakan adalah kayu berkualitas dan dikerjakan oleh para pengrajin setempat.
Pihak kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta melalui Kaprodi Seni Kriya Junende Rahmawati, M.Sn. berinisiatif untuk memajang wayang-wayang tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada para mahasiswa sehingga agar lebih bermanfaat. Selain itu hal ini bisa memotivasi adik-adik angkatan untuk berkarya lebih bagus lagi. “Sebagai pelayan masyarakat, saya ingin memberikan yang terbaik untuk mahasiswa dan sebagai apresiasi atas karya yang telah dibuat, salah satunya dengan alternatif media display di loby. Selain itu juga sebagai motivasi adik-adik kelas agar membuat karya yang bagus biar bisa dipajang,” jelas Junende saat diwaancarai aknyogya.ac.id, Kamis, 22/6.
“Selain itu juga sebagai pembelajaran bagi mahasiswa dapat belajar langsung dengan mengamati langsung wayang sekaligus deskripsinya,” imbuhnya.
Hadirnya media display wayang kulit tiga dimensi di ruang loby kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta ini tentunya membuat bangga bagi para mahasiswa dan alumni yang hasil karyanya turut dipajang. “Menjadikan kebanggaan tersendiri bahwasanya karya kami tidak hanya dibiarkan begitu saja melainkan pihak kampus sangat mengapresiasi salah satunya dengan cara seperti ini,” ungkap Tegar, alumni prodi kriya angkatan ke-8 yang kini aktif di sanggar wayang kulit Sagio, saat diwawancarai aknyogya.ac.id, Kamis, 22/6.
Wayang kulit yang dipajang tersebut merupakan hasil karya mahasiswa selama mereka menjalani perkuliahan di kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Selama ini wayang kulit berbahan kulit kerbau hasil karya mahasiswa tersebut disimpan di ruang penyimpanan wayang dan secara berkala diangin-anginkan agar tetap awet.
Menurut Ardhian Jati Kharisma, mahasiswa semester akhir Prodi Kriya, dengan adanya display wayang tersebut sangat menunjang sekali untuk edukasi kepada semua orang yang masuk ke dalam kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Hal ini bisa menjadi branding bagi kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Selain itu ia juga sangat berterimakasih kepada kampus yang telah mengapresiasi hasil karya para mahasiswa dan alumni dengan memajang karya tersebut dalam media display di loby kampus.
“Adanya display wayang tersebut sangat menunjang sekali untuk edukasi dan branding kampus. Siapapun pengunjung yang masuk ke dalam loby kampus akan teredukasi dengan adanya display itu. Atas apresiasi pihak kampus memajang karya-karya kami, kami mengucapkan terimakasih,” terang pemuda yang akrab disapa Jati ini kepada aknyogya.ac.id, Kamis, 22/6.
Pastinya loby kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menjadi lebih indah dan menarik. Dipajangnya wayang kulit hasil karya para mahasiswa dan alumni memberikan nilai manfaat yang lebih.
Rochmad-AKN