Mahasiswa AKN Senbud Yk isi Workshop Pembuatan Wayang Merdeka Di FKY 2023
Mahasiswa AKN Senbud Yk isi Workshop Pembuatan Wayang Merdeka Di FKY 2023
Oleh : Admin • 05 Oktober 2023 • 620 Views

Kulonprogo, aknyogya.ac.id – Pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta tahun 2023 di Waduk Sermo, Kulon Progo, DIY pada September - Oktober, tepatnya mulai Minggu 24/9/2023 sampai Minggu 15/10/2023. FKY 2023, mengangkat tema Kembul Mumbul yang merupakan festival perantara yang mengakomodasi, mencatat dan merayakan keberadaan berbagai subyek, gerak dan hasil kebudayaan yang pernah atau sedang berdenyut di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Salah satu rangkaian Festival Kebudayaan Yogyakarta tahun 2023 adalah Workshop Pembuatan Wayang dari Komunitas Wayang Merdeka yang merupakan kumpulan seniman wayang yang beberapa diantaranya adalah mahasiswa dan alumni Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. Peserta workshop pembuatan wayang terdiri dari murid sekolah dasar dan sekolah menengah se-kabupaten Kulon Progo. Kegiatan workshop sendiri dilangsungkan di Gedung Kesenian Jl. Ki Josuto, Area Sawah Wates, Kulon Progo, DIY.

Yoni Raehan salah satu staf pameran mengatakan bahwa nget-ngetan sendiri merupakan tim pelaksana, merancang, mengkurasi seniman serta mengkurasi program-program yang kemudian dilaksanakan selama durasi pameran Festival Kebudayaan Yogyakarta tahun 2023, salah satunya Workshop Pembuatan Wayang yang dilakukan bersama Komunitas Wayang Merdeka, “Workshop pelatihan pembuatan wayang ini merupakan bagian dari pameran nget-ngetan. Segmen dari workshop ini adalah pelajar dan seniman kolaborator komunitas wayang merdeka yang di dalamnya merupakan berbagai seniman salah satunya mahasiswa dan alumni kampus AKN Senbud Yk,” terang Roni Raehan.

Komunitas Wayang Merdeka yang terdiri dari Hangno Hartono, Lejar Daniartana Hukubun dan Miko Jatmiko dalam membersamai para peserta Workshop Pembuatan Wayang salah satu tujuannya agar masyarakat terutama anak-anak memilik jiwa kreasi dan jiwa berkarya yang merdeka, artinya bebas merdeka dalam berkreatifitas. “Memunculkan kreatifitas anak-anak kembali, di tengah disrupi digital dan mengkaitkan dunia tradisi dengan dunia modern yang disebut postrad (post tradisionalisme),” ujar Hangno, dari komunitas wayang merdeka yang juga alumni AKN Senbud Yk.

Lain halnya dengan Miko Jatmiko salah satu mahasiswa AKN Seni dan Budaya Yogyakarta yang tidak menyangka bila salah satu peserta workshopnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar bercita-cita menjadi dalang, “Saya terkejut dengan dek Athala Hamdan Kurniawan siswa SDN Magermalang, Samigaluh, Kulon Progo ini, di era saat ini masih ada anak anak yang punya keinginan sendiri melestarikan budaya peninggalan nenek moyang kita yang adhi luhung, yaitu dalang wayang kulit,” sela, Miko, Selasa, 3/10.

 

Rochmad-AKN

 

 

 

 

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran