Gunungkidul, aknyogya.ac.id –Dalam rangka akan diadakannya Biennale Wayang Anak pada Agustus 2024 mendatang, Kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta melalui Program studi Seni Kriya Kulit mengadakan workshop pembuatan wayang kulit yang berkolaborasi dengan Komunitas Wayang Merdeka, Minggu, 18/2 di House of Menep, Plumbon Lor, Logandeng, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan tersebut digagas oleh Miko Jatmiko salah satu mahasiswa Prodi Kriya Kulit angkatan X yang ingin mengenalkan keberadaan kampus AKN Senbud Yk dan dunia seni wayang terhadap anak-anak serta masyarakat secara umum melalui edukasi pembuatan wayang berbahan limbah kardus. Sehingga dari pihak kampus sendiri tertarik dan mendukung gagasan tersebut sehingga kegiatan tersebut dapat terwujud.
Selain membuat wayang kardus, mahasiswa juga mendemonstrasikan praktek tatah sungging wayang kulit. Hal itu tentunya dapat menarik minat masyarakat untuk ikut bergabung di workshop yang digelar mulai pukul 9.00 hingga pukul 16.00 WIB. Workshop tersebut diikuti oleh 60 peserta baik anak-anak maupun remaja.
Tim Komunikasi dan Publikasi Komunitas Wayang Merdeka dalam keterangannya yang disampaikan pada tim aknyogya.ac.id, bahwasanya pada prinsipnya kerjasama antara kampus AKN Seni Budaya Yogyakarta ini sudah terjalin di beberapa event seperti Festival Kebudayaan Yogyakarta di Kulonprogo, workshop wayang kulit pada Hari Musium Nasional yang di selenggarakan di Museum Kotagede Introliving Museum dan minggu ini workshop dan demontrasi tatah sungging wayang di House oF Menep, Logandeng, Gunugkidul. “Bersyukur kerjasama tersebut dapat berjalan dengan lancar dan terlebih bisa melestaraikan budaya wayang, melalui imanjinasi dan cakrawala yang sanggup anak-anak gapai, melalui karya merdeka,” terang Lejar Daniartana Hukubun.
Di tempat yang sama dosen Seni Kriya Ima Novilasari, S.Sn., M.Sn., mengungkapkan bahwa kegiatan ini selain sebagai bentuk Tridharma Perguruan Tinggi juga merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dari dosen dan mahasiswa AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Selain diadakan workshop pembuatan wayang berbahan limbah kardus, mahasiswa juga mendemontrasikan pembuatan wayang kulit dengan tatah sungging, sehingga selain menarik minat juga mengalkan seni tradisi tatah sungging wayang kulit pada masyarakat.
Rochmad- AKN