Pemda Bantul Hadirkan Dosen AKN Senbud Yk Sebagai Narsum Pada Persiapan Lomba Karawitan 2024
Pemda Bantul Hadirkan Dosen AKN Senbud Yk Sebagai Narsum Pada Persiapan Lomba Karawitan 2024
Oleh : Admin • 27 Maret 2024 • 440 Views

Bantul, aknyogya.ac.id – Persiapan Festival Seni Karawitan tingkat Kabupaten Bantul tahun 2024 berupa Workshop Juklak dan Juknis Lomba diadakan di Pendapa Parasamya Dua Pemerintah Kabupaten Bantul, Sabtu, 23/3. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian program dari Dinas Kebudayaan Kundha Kabudayan Bantul yang akan terwujud dalam Lomba Seni Karawitan antar Kapanewon se-Kabupaten Bantul.

Workshop Petunjuk Pelaksana dan Pelaksana Teknis agenda Lomba Seni Karawitan tingkat kabupaten Bantul yang akan diselenggrakan bulan Juni mendatang menghadirkan narasumber seorang dosen karawitan dari kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta.

Bayu Purnama, S.Sn. M.Sn. sebagai Narasumber workshop juklak juknis lomba tersebut saat dimintai keterangannya menyebutkan bahwa agenda lomba tersebut merupakan gagasan dari Bapak Wakil Bupati Kabupaten Bantul. Para peserta lomba nantinya berasal dari 17 kapanewon yang ada di Kabupaten Bantul. “Dalam workshop persiapan pelaksanaan lomba tersebut, salah satunya yang dibahas adalah urutan atau lampah yang mau disajikan ketika lomba berlangsung, seperti urutan gendingnya yang akan dilombakan, gending yang wajib di bawakan oleh para peserta dan dasar-dasar penilaiannya,” tutur, Bayu Papang, sapaan akrabnya.

Tujuan diadakan lomba Seni Karawitan sendiri salah satunya untuk melestarikan dan mengembangkan Karawitan gagrak Yogyakarta, supaya masyarakat turut menikmati dan mengapresiasi seni dan budayanya sendiri. “Saat lomba karawitan nantinya tetap berlaku patokan dengan Karawitan pakem Ngayogyakarta.  Jadi mepertahankan pakem (patokan-red) namun ada unsur pengembangan dan unsur modifikasi, jadi masyarakat era saat ini dan generasi muda sekarang bisa mampu menikmati Seni Karawitan. Karena kalau diberlakukan saklek (baku-red) dengan pakem, generasi saat ini akan sulit menikmatinya, apalagi memainkannya,” pungkasnya.

Penilaian dalam kejuaran lomba nantinya tidak hanya sebatas kelompok karawitan yang terbaik saja, melainkan di festivalkan dalam delapan katagori seperti pengendang terbaik, siter terbaik dan penyinden terbaik, dan sebagainya.

 

Rochmad AKN 

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran