Siswa SMA Tumbuh Yogyakarta Ikuti Praktek Sungging Wayang Di Hari Pertama Intensive Program
Siswa SMA Tumbuh Yogyakarta Ikuti Praktek Sungging Wayang Di Hari Pertama Intensive Program
Oleh : Admin • 28 Agustus 2024 • 636 Views

Bantul, aknyogya.ac.id – Materi teknik pewarnaan atau sungging pada media kulit pewayangan yang sudah selesai di tatah menjadi bentuk wayang kulit, menjadi materi yang diberikan kepada siswa/siswi SMA Tumbuh Yogyakarta pada workshop yang dilakukan di ruang laboratorium Program Studi Seni Kriya Kulit AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, Senin 26/8.

Nyungging atau teknik pewarnaan salah satu hal yang penting pada seni pembuatan wayang, karena jenis kelir atau warna wayang merupakan penentu karakter tokoh wayang tersebut. Teknik pewarnaan tidak hanya sebatas menempel cat pada media kulit, tetapi sebelum memulai pengecatan terlebih dahulu dengan teknik pencampuran warna dasar menjadi kombinasi warna.

Dalam keterangannya saat memberikan Materi Sungging, Junende Rahmawati, S.Sn. M.Sn., dosen Seni Kriya Prodi Kriya Kulit menjelaskan bahwa, warna sangat menentukan karakter tokoh wayang kulit, dan tentu teknik pencampuran warna dasar menjadi kombinasi warna juga salah satu teknik tersendiri yang sangat penting. “Istilahnya oplos cat untuk menghendaki warna cat sesuai yang diharapkan dan tentunya disesuaikan dengan karakter tokoh wayang tersebut, namun di sini para siswa/siswi SMA Tumbuh dengan cepat bisa beradaptasi dan teknik pewarnaan yang ia kerjakan juga sangat bagus,” jelasnya.

Salah seorang siswa kelas XII SMA Tumbuh Yogyakarta, Areta, yang mewarnai wayang kulit dengan tokoh Semar, terlihat sangat luwes dalam menapakkan kuas ke atas media wayang. “Yang sering saya lakukan mewarnai di media kertas, kalau untuk media kulit hewan baru pertama ini dan mesti ada menyesuaikan. Kalau pencampuran warnanya sama dengan cat-cat yang lain,” ujarnya

Tidak hanya itu Ima Novilasari, M.Sn., selaku Kaprodi pada Program Studi Seni Kriya Kulit juga menyinggung soal Intensive Program P5 SMA Tumbuh Yogyakarta bahwasanya Intensive Program tersebut sangat bagus dan sesuai model pembelajaran saat ini, “Program pembelajaran di luar sekolah seperti ini sangat bagus dan sangat perlu dikembangkan mengikuti perkembangan,” kata Ima Novilasari, M.Sn., saat ditemui oleh aknyogya.ac.id.

 

Rochmad AKN

 

 

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran