Bantul-Tak terasa tahun ajaran 2021/2022 telah sampai di penghujungnya. Diawali pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru satu tahun yang lalu, kemudian perkuliahan demi perkuliahan dilangsungkan dengan penuh antusiame dari para mahasiswa. Hingga tibalah saatnya para mahasiswa menunjukan kebolehan dan hasil karyanya yang dipelajari selama perkuliahan pada Praktek Kerja Lapangan sebagai laporan akhir studi.
Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama PKL mahasiswa angkatan ke-8 Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta diadakan di empat kabupaten dan satu kotamadya di Daerah Istimewa Yogyakarta serta di Institut Seni Indondoneia, Denpasar, provinsi Bali pada bulan Mei-Juni 2022.
Atas terlaksananya segala macam kegiatan tersebut dengan lancar, Dr Supadma, M.Hum direktur Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta menggagas diselenggarakannya Sugengan Ageng untuk yang pertama kali sebagai wujud ungkapan rasa syukur.
Bertempat di aula kampus AKN Seni Budaya Yogyakarta, Senin, 4/7/2022, prosesi Sugengan Ageng diawali dengan doa bersama oleh seluruh dosen, staff dan karyawan. Dilanjutkan dengan evaluasi kegiatan, ramah tamah, dan diakhiri dengan makan sego berkat dan ingkungan.
Dr. Supadmo dalam keterangnnya mengungkapkan bahwa Sugengan Ageng merupakan sebuah bentuk budaya lokal sebagai perwujudan ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
“Saya berharap acara Sugengan Ageng ini bisa terus dilaksanakan di tahun- tahun berikutnya. Dimana Sugengan Ageng juga merupakan sebuah muatan budaya lokal yang bermakna ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan keselamatan dan kelancaran dalam berkegiatan”, ungkapnya.
Makna dari Sugengan Ageng adalah selamatan besar. Dalam hal ini Sugengan Ageng diwujudkan dalam sebuah upacara adat yang berisi ritual-ritual doa dan dilengkapi dengan ubo rampe sesajen berupa aneka makanan, bunga tujuh rupa dan buah-buahan, hal ini sebagai wujud ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Rochmad-AKN