KULONPROGO – Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) penting dilakukan dalam suatu institusi termasuk di lingkup pendidikan. Hal tersebut mendasari AKN Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY) melaksanakan kegiatan penguatan SDM pada Kamis-Jumat (20-21/8/2026) di Kulonprogo. Penguatan SDM ini melibatkan dosen, instruktur, tendik, kemudian tenaga keamanan, tenaga kebersihan. Hadir sebagai narasumber Dr. Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H., selaku Kepala Biro Perencanaan, Keuangan dan Umum Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Hadir pada kegiatan ini Direktur AKNSBY Prof. Dr. Drs. Kuswarsantyo, S.Hum. Wakil Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, Drs. Kartiman, M.Sn. dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo.Sutarman, S.STP., M.Eng., para Koordinator Program Studi, Dosen, Instruktur, Tenaga Kependidikan serta tenaga pendukung operasional dari AKNSBY.
Direktur AKNSBY Prof. Dr. Drs. Kuswarsantyo, S.Hum. mengungkapkan, pengembangan SDM yang dilaksanakan ini penting bagi AKNSBY dalam mengatasi satu permasalahan tata kelola yang harus ditertibkan. Direktur memaparkan, AKNSBY pada 2025 memasuki masa transisi. Kemudian pada tahun 2026 ini mencoba mulai menerapkan kebijakan pascatransisi dan nantinya akan kembali dievaluasi pada tahun 2027. Sehingga Tugas, Pokok dan Fungsi (Tupoksi) para pimpinan di AKNSBY akan lebih fokus pada bidangnya masing-masing.
Selain itu jalur administratif juga bisa tertata dengan baik dan satu komando serta bisa dilaksanakan bersama-sama. “Ini untuk mewujudkan sinergitas dan harmoni dalam kita melaksanakan tata kelola perguruan tinggi vokasi di AKNSBY dengan berpegang pada prinsip Joged Mataram Sawiji, greget, sengguh ora mingkuh. Itu kita pegang sebagai filosofi etos kerja sesuai dengan amanah dari undang-undang kemajuan kebudayaan,” kata Kuswarsantyo. (Humas-AKNSenBud)