Pejabat AKN Seni Budaya Hadiri Pagelaran Catur Sagatra Di Bangsal Kepatihan
Pejabat AKN Seni Budaya Hadiri Pagelaran Catur Sagatra Di Bangsal Kepatihan
Oleh : Admin • 27 Juli 2022 • 835 Views

Yogyakarta-Dalam agenda pagelaran catur sagatra 2022 yang diprakarsai oleh Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Disbud DIY menampilkan berbagai ragam budaya kesenian adhiluhung dari Kraton Kasultanan Ngayogyakarta, Puro Pakualaman, Kasunanan Surakarta dan Puro Mangkunegaran. Selain dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan para kerabat Kraton Kasultanan Ngayogyakarta serta kerabat Kraton Kasunanan Surakarta, hadir di tengah para undangan Dr. Supadma, M.Hum. dan Rais Faisal Ahyar, S.T., M.Eng. dari Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta di Bangsal Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta Jumat, 22/7.

Gubernur DIY mengatakan bahwa ini adalah momentum yang membanggakan sekaligus membahagiakan. Karena malam ini kita bersama-sama menyaksikan digelarnya kembali budaya catur sagatra.  

“Selain wahana berbagi estetika. Tari sejatinya juga upaya meresapi ajaran etika kehidupan. Dimana dimensi etika itu kini memang diperlukan sebagai kaidah penuntun dalam tumapaking jaman anyar, sekaligus sebagai etos mempertahankan jati diri. Lebih membahagiakan lagi karena menjadi greget rekonsiliasi budaya manunggalnya kembali trah mataram dari catur sagatra menuju catur sagotrah”, terang Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Identitas budaya sagotrah ini kian bermakna karena Surakarta dan Ngayogyakarta memiliki satu lambang Dwi Naga Roso Tunggal. Ke 4 identitas budaya ini disebut catur sagatra yang memiliki satu garis trah mataram, sehingga menjadi pewaris sah dari budaya mataraman.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY menambahkan bahwa melalui seni tari klasik gaya Ngyogyakarta, Puro Pakualaman, Kasunanan Surakarta dan Puro Mangkunegaran yang bersifat luwes dan lentur. Tetapi, penuh magis filosofis menggunakan joget mataram yang lengkap dan adhi luhung. Selain menuntut kemampuan teknik menari yang prima dan utuh juga mensyaratkan penguasaan total pada aspek batiniyah. Pedoman baku tari gaya Yogyakarta adalah sawiji greget sengguh ora mingkuh serta lungguh, Sengguh ,Tangguh yang merupakan gaya Surakarta.

“Dalam kesempatan ini pergelaran catur sagatra tahun 2022 ini menggakat tema “bedoyo” dengan menampilkan kraton Ngayogyakarta dengan bedoyo mintarogo. Kraton Kasunanan Surakarta dengan bedoyo ratu, Puro Pakualaman bedoyo wasito ntrangsumu, Puro Mangkunegaran bedoyo ladrang mangungkung”, imbuh Dian Lakshmi Pratiwi, SS., MA.

Pergelaran catur sagatra secara luring terakhir dilaksanakan pada tahun 2019 bertempat di Kagungan Ndalem Pagelaran Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena wabah pandemi covid 19 pada tahun 2020 pagelaran catur sagatra ditiadakan. Dan  kembali pada tahun 2021 pelaksanaan catur sagatra dilaksanakan secara daring. Dengan melakukan tapeping ke masing masing istana yang disiarkan melalui youtube Disbud DIY. Baru pada tahun 2022 catur sagatra diadakan secara luring.

 

Rochmad;AKN

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran