Bantul-Kampus Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta sangat bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan upacara pengibaran bendera merah putih untuk menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77.
Para peserta dalam sesi latihan upacara tampak bersemangat, anggota pleton pengibar bendera sangat antusias untuk melakukan latihan di lapangan kampus AKN Seni Budaya, Sewon, Bantul, Jumat, 22/7.
Rencananya, setelah mengadakan upacara pengibaran bendera merah putih, untuk memeriahkan hari yang dipenuhi dengan sejarah patriotik ini, kegiatan dilanjutkan dengan pameran wayang kulit oleh prodi seni kriya dan pementasan gamelan dan tarian oleh prodi seni karawitan dan prodi seni tari.
Meski cuaca pagi itu panas dan keringat bercucuran di wajah para peserta latihan, tidak menyurutkan langkah tegap sang pengibar bendera untuk menjalani latihan yang dipandu oleh pelatih paskibra dari kepolisian sektor sewon. “Sebagai pengibar bendera merupakan tugas berat bagi saya. Apalagi ini merupakan upacara yang sakral. Namun, karena kecintaan saya terhadap NKRI dan nama baik kampus AKNSBY yang saya cintai ini, saya harus bisa dan tetap bersemangat hingga pada hari H, nanti”, ujar Shella, salah satu petugas pengibar bendera.
Pelaksanaan upacara peringatan kemerdekan RI kali ini berbeda, peserta upacara terdiri dari para mahasiswa dengan memakai pakaian adat jawa dan pakaian kesenian tari. Namun begitu, tidak mengurangi kekhusyukan dalam upacara. Sedangkan untuk komadan upacara dan pengibar bendera merah putih tetap mengenakan pakaian dinas lapangan sesuai petunjuk teknis dari Kemenristekdikti.
“Apresiasi untuk AKNSBY, sekarang banyak instansi atau kantor-kantor yang tidak melaksanakan upacara. Dengan upacara seperti ini dirintis dari sekarang, mungkin nanti bisa rutin melakukan upacara bendera karena untuk memupuk jiwa nasionalisme. Karena prihatin juga saat ini rasa nasionalisme agak menurun, terutama di kalangan generasi muda. Kalau tidak dikenalkan seperti itu takutnya kedepannya tidak kenal bendera merah putih dan pengibarannya seperti apa, ironis sekali”, tegas AIPTU Praptowo, pelatih paskibra AKNSBY.
Rochmad -AKN