Didik Nini Towok Ajak Generasi Muda Bijak Gunakan  Medsos  Dan Utamakan Kualitas Karya Seni Budaya
Didik Nini Towok Ajak Generasi Muda Bijak Gunakan Medsos Dan Utamakan Kualitas Karya Seni Budaya
Oleh : Admin • 20 Desember 2022 • 174 Views

Bantul – Festival Pekan Kesenian dan Kebudayaan AKN-SB 2022  hari kedua, Sabtu, 17/12 menghadirkan tokoh budayawan wayang beber, Wiyadi dan maestro seni tari Didik Nini Towok dalam sebuah  seminar budaya bertajuk “Yogyakarta Kini dan Nanti”. Berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di gedung Mini Theater Lt 2 kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Jl.Parangtritis  KM 45, Pandes, Panggungharjo, Sewon, Bantul.

Dipandu oleh Ali Nur Setya Nugraha, M.Sn., para narasumber secara senada menyampaikan bahwa seniman muda dan generasi selanjutnya harus berani berinovasi. Jangan terpaku dengan metode lama sehingga menjadi takut dan terlambat karena pakem (tatanna-red). Maksudnya agar berinovasi mengikuti perkembangan zaman sekarang ini namun harus mengutamakan kualitasnya.

“Sekarang ini eranya media sosial, gaunakan medsos secara bijak untuk memposting produk seni yang berkualitas. Maka itu akan menghasilkan konten yang bagus sehingga banyak mengundang netizen untuk melihat karya yang kita hasilkan dan medsos sebagai media iklan gratis”, ujar Didik Nini Thowok.  

Pada tim media AKN Seni Budaya mas Didi (sapaan akrabnya-red) mengatakan, seminar budaya dan seni seperti ini sangat penting diadakan. Dengan memvariasikan narasumber budaya dan materi seni budaya, dapat memberikan pandangan dan pengetahuan yang lebih luas. Apalagi bila ditujukan kepada generasi muda, tentunya dapat menambah ilmu. Apabila anak muda tidak berbekal ilmu sudah bisa dipastikan masa depan suram bahkan akar budaya kita akan hilang.

“Anak muda sekarang ini harus dibekali dengan ilmu tentang budaya dan seni yang jelas. Supaya tidak menjadi generasi muda yang pasif. Dengan adanya kampus seperti Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya ini saya berharap kedepan mudah-mudahan diikuti beberapa kota yang lain, karena di sini kuliah berbeasiswa. Memang saya lihat banyak sekali orang- orang atau masyarakat yang tertarik dan senang dengan terkait kesenian dan kebudayaan, cuma dari segi ekonomi mereka tidak mampu”, imbuh Didi.

Wiyadi seniman wayang beber juga menambahkan bahwa, banyak seni budaya tempo dulu yang potensial untuk dibumbui kreativitas kekinian. Itu akan lebih menarik bagi generasi milenial. Namun, pelestarian seni budaya tempo dulu juga harus dilakukan. Termasuk wayang beber juga harus dilestarikan keberadaannya dan dapat diinovasi.

 

Rochmad-AKN   

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran