Bantul- Kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta dalam empat hari ini mulai hari Selasa 24/ hingga Jumat, 27/1 secara maraton menyelenggrakan kegiatan penyusunan kurikulum baru dan persiapan akreditasi tahun 2023 di hotel Ros-In Jl. Lingkar Selatan nomor 110 Yogyakarta. Acara tersebut di hadiri oleh sejumlah dosen pengampu mata kuliah umum dan mata kuliah khusus serta para staf akademik.
Nandi Widarman Syah. S.T. Narasumber dari Direktorat Akademik Perguruan Tinggi Vokasi Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia kepada tim media aknyogya.ac.id mengatakan bahwa, terkait Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) harus menjadi budaya mutu, penjaminan mutu itu tidak hanya sebatas dokumen, tetapi harus menjadi budaya mutu.
“Awalan itu memang berat, memang harus sedikit menyediakan waktu. Tetapi kalau Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sudah jadi budaya, bila pada saatnya akan akreditasi tidaklah berat. Target pertamanya memang akreditasi, tetapi target yang lebih luas adalah di mana AKN Seni Budaya Yogyakarta menjalankan budaya mutu”, ujar Dosen Politeknik Manufaktur Bandung ini.
Karena ke depan Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta ini sangat berpotensi besar, artinya untuk seni dan budaya khusus seni budaya Yogyakarta itu ciri khas tersendiri, tidak ada di daerah lain.
Era saat ini dimana maraknya ragam aplikasi media sosial sangat mudah di jumpai, menjadi tantangan tersendiri bagi AKNSB Yogyakarta untuk bisa mengembangkan budaya menjadi potensi besar dengan memanfaatkan dunia teknologi informasi, tentunya dengan ketrampilan dan pengetahuan standar budaya mutu yang diberikan sesuai dengan standar dasar.
Sepeti halnya yang dikatakan oleh Bayu Purnama,S.Sn.M.Sn. Yang disampaikan masing-masing narasumber dalam kegiatan ini sangat gamblang terhadap pentingnya penyusunan dokumentasi akreditasi.
“Dokumen akreditasi sangat penting dirancang dan diaktualisasi agar pondasi AKN Seni dan Budaya Yogyakarta lebih kokoh dan dapat melebarkan sayapnya dalam pengemban pelestari bidang seni dan budaya khusus budaya gaya Yogyakarta”, terang Kaprodi Seni Karawitan tersebut.
Langkah awal paling mendasar yang harus dilakukan adalah menyiapkan segala dokumen-dokumen Akreditasi Program Studi (APS).
Rochmad AKN