Potensi Kerjasama Antara AKN Senbud Yk Museum Sonobudoyo Serap Lebih Banyak Peran Alumni
Potensi Kerjasama Antara AKN Senbud Yk Museum Sonobudoyo Serap Lebih Banyak Peran Alumni
Oleh : Admin • 15 Juni 2023 • 217 Views

Yogyakarta – Kerjasama dalam bidang seni budaya khusunya seni karawitan dan seni tari gaya Ngayogyan antara Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta dengan Museum Sonobudoyo yang terjalin sudah lama, memunculkan seniman-seniman muda berbakat.

Selain pementasan dramatari Panji Jayakusuma dan konser karawitan yang rutin tampil di Pendopo Timur Museum Sonobudoyo, Jl Pangarukan, Gondomanan, Yogyakarta setiap tiga minggu sekali oleh mahasiswa AKN Senbud Yk, alumni juga tidak kalah dalam peran serta aktif turut mengisi kegiatan yang menjadi program Museum Sonobudoyo. Yang mana kegiatan tersebut merupakan kerja bareng antara kampus AKN Seni Budaya Yogyakarta dengan Museum Sonobudoyo.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Seksi Bimbingan Informasi dan Preparasi Museum Sonobudoyo bahwasanya, tergerusnya seni budaya lokal oleh gempuran pengaruh budaya luar yang kian hari sangat menghawatirkan maka dengan hadirnya kampus AKN Senbud Yk ini sangat tepat sebagai wadah generasi muda yang merupakan kader pelestari kebudayaan asli Yogyakarta. “Kerjasama yang terjalin selama ini, kami Museum Sonobudoyo sendiri salah satunya memberikan panggung untuk bereskpresi, bagi baik mahasiswa aktif maupun alumni AKN Senbud Yk. Keberadaan AKN Senbud Yk ini sangat membantu. Artinya kerjasama saling mendukung pelestraian kesenian dan budaya Yogyakarta,” terangnya. Selasa, 13/6.

“Sebagai pengelola museum dituntut untuk selalu berinovasi dalam menarik minat pengunjung. Kami juga membuat beberapa program seperti pameran tetap ataupun temporer, menyediakan ruang belajar menari secara gratis bagi pengunjung dan pagelaran dramatari Panji Jayakusuma oleh para mahasiswa AKN Senbud Yk. Selama program ini berjalan dalam pantauan kami antusiasme para pengunjung sangat tinggi, bahkah di hari-hari AKN Senbud Yk pentas selalu fullbox pengunjung,” imbuh Wismarini, SE,M.Hum,, saat ditemui tim media aknyogya.ac.id di ruang kerjanya.

Irwan Riyadi salah satu pelatih tari di Museum Sonobudoyo yang juga alumni AKN Senbud Yk yang mana kampus tersebut mempunyai 3 prodi yakni tari, karawitan dan tatah sungging wayang kulit, mengungkapkan kegembiraannya dengan program latihan tari klasik gaya Yogyakarta secara gratis bagi pengunjung museum ini. Selain itu ia juga berharap Museum Sonobudoyo ke depan memperluas programnya, misalkan bagaimana merawat gamelan, merawat wayang dan merawat patung atau arca. Sehingga Museum Sonobudoyo bersama-sama kampus AKN Senbud Yk bisa lebih banyak menyerap alumni dalam melestarikan kebudayaan Yogyakarta.

Irwan Riyadi dan beberapa alumni AKN Senbud Yk lainya, telah bergabung dengan Museum Sonobudoyo sejak awal tahun 2023 untuk melatih tari bagi pengunjung Museum Sonobudoyo. Dikarenakan para pengunjung masih sangat awam dengan tarian klasik gaya Yogyakarta, maka yang diajarkannya sebatas dasar-dasar tarian klasik Yogyakarta.

Ditempat terpisah Dr. Supadma, M.Hum. menjelaskan bahwa diketahui bersama awal berdirinya kampus Akademi seni dan budaya khusus Yogyakarta ini lahir dari ide besar dan gagasan serta terobosan yang sangat brilliant dari Raja Kraton Yogyakarta yang merupakan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan menghadirkan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, dimana perguruan tinggi vokasi khusus kesenian dan budaya gaya Yogyakarta tersebut misinya adalah melestarikan seni dan budaya lokal khususnya seni dan budaya Yogyakarta. Terkait terjalinnya kerjasama antara kampus AKN Senbud Yk dengan Museum Sonobodoyo ini merupakan langkah yang bagus. “Mengingat dalam hal ini sebagai ajang praktek bagi para mahasiswa bisa menjadi based learning project terkait dengan vokasi. Jadi para mahasiswa bisa langsung mengaktualisasikan ilmu dan ketrampilan yang didapat dalam bangku kuliah ke dalam dunia industri dan dunia usaha,” jelas Direkrur AKN Senbud Yk, singkat.

Rochmad-AKN

 

  

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran