Sleman, Yogyakarta – Foundation Royal Ambarukmo Yogyakarta menyelengarakan Forum Group Discussion FGD dengan mengusung tema Nasionalisme Di Era Modern kegiatan FGD tersebut terselengara di Pendopo Agung Kedhaton Ambarukmo Jl. Laksda Adi Sucipto, No. 62 Catur Tunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Sabtu, 24/6. Dihadiri oleh tokoh-tokoh muda dari berbagai organisasi, institusi pendidikan dan sekolah se-wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagai institusi pendidikan, kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di tempat yang sama Dr. Supadma, M.Hum. selaku direktur menyatakan keterlibatan salah satu perguruan tinggi negeri vokasi seni dan budaya gagrak Yogyakarta bahwa sebenarnya yang disebut nasionalisme itu tak terbatas hanya menghafal sejarah perjuangan bangsa saja, tetapi bagaimana memahami itu semua dalam sikap dan perilaku berbangsa dan bernegara. “Pemberian bendera Merah Putih yang diterima oleh AKN Seni dan Budaya Yogyakarta itu sebagai penguat rasa kebangsaan melalui semangat nasionalisme, dimana dalam sumpah pemuda 28 Oktober 1928 telah disepakati bersama tumpah darah yang satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, bahasa persatuan bahasa Indonesia,” Jelas Dr. Supadma, M.Hum.
Pembagian bendera Merah Putih secara simbolis kepada 20 institusi dan lembaga pendidikan dilakukan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta dan General Manager Hotel Royal Ambarukmo. Adapun para penerima bendera merah putih tersebut diantaranya yakni Universitas Islam Indonesia, Institute Seni Indonesia Yogyakarta Universitas Pembanguan Nasional “Veteran” Yogykarta, Sekolah Tinggi Ekonomi YKPN Yogyakarta, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo dan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta.
Rochmad AKN