Yogyakarta, aknyogya.ac.id – Melalui Prodi Seni Tari dan Karawitan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta mendapat undangan untuk tampil sebagai pengisi Opening Ceremony Pementasan Selasa Wagen dengan tema Gumregah Jumangkah yang merupakan program dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Selasa, 27/2, di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949, Jl Margo Mulyo, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.
Prodi Seni Tari AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menampilkan tarian jenis kerakyatan dengan tema Sedoso. Dan yang menarik dari tarian ini adalah adanya kolaborasi dengan memadukan kesenian kerakyatan dari Kabupaten Sleman, Gunugkidul, Bantul, Kulon Progo dan tentunya dari Kota Yogyakarta. Kaprodi Seni Tari AKN Seni dan Budaya Yogyakarta mengatakan bahwa penampilan ini adalah hal yang sangat luar biasa mengingat sedikitnya waktu yang dipergunakan dalam latihan karena padatnya kegiatan perkuliahan mahasiswa di kampus. “Tentunya bangga, bisa mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dan dalam penampilan tadi sebagai opening acara”, terang Luvita Pradana Puspita Sari, S.Sn., M.A.
Seperti yang diungkapkan Isnaini Puspa Kumalasari, mahasiswa Prodi Seni Karawitan yang turut tampil mengiringi, menampilkan alunan musik kontemporer. “Rasa bangga pasti, kesempatan tampil dalam agenda tahunan Selasa Wagen ini merupakan kebanggaan tersendiri, mengingat selain dari kampus AKN Senbud Yk juga banyak ditampilkan kesenian dari masing-masing desa budaya se-Daerah Istimewa Yogyakarta”, ujar Puspa.
Tampak Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta turut naik panggung seusai opening ceremony untuk pemotongan tumpeng sebagai tanda dibukanya acara, bersama Sekertaris Daerah Pemda DIY dan didampingi Kepala Dinas Kebudayaan DIY serta pejabat lainya. Tepat pukul 15.00 WIB acara resmi dibuka.
Rochmad-akn