Ziarahi Pusara Tokoh Seniman Awali Dies Natalis Ke-3 AKN Senbud Yk
Ziarahi Pusara Tokoh Seniman Awali Dies Natalis Ke-3 AKN Senbud Yk
Oleh : Admin • 09 Juli 2023 • 91 Views

Bantul-Awal bulan Juli 2023 kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta disibukkan dengan beberapa agenda. Tentunya sebagai perguruan tinggi vokasi bidang seni dan budaya khususnya seni dan budaya Yogyakarta tidak terlepas dari misi untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya.

Oleh karena itu sebagai bagian dari ungkapan rasa syukur dengan segala pencapaian yang ada atas berdirinya kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta yang telah berlangsung selama tiga tahun, seluruh civitas akademika kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis ke-3 AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis Ke-3 akan diselenggarakan Jumat, 30/6 hingga Senin 3/7.

Pada hari pertama setelah upacara pembukaan Dies Natalis Ke-3 selesai, dilanjutkan dengan nitilaku atau ziarah ke makam para seniman dan pendiri AKN Senbud Yk. Para mahasiswa dan dosen dipimpin kaprodi mengunjungi makam para seniornya. Seperti yang dilakukan oleh prodi kriya tatah sungging wayang kulit yaitu menziarahi pusaran alm. Dr. Sunarto, salah satu pendiri prodi kriya, di makam keluarga, Nggendeng, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul.

Dalam keterangannya Junende Rahmawati, M.Sn. Kordinator Prodi Kriya mengatakan bahwa dengan mengunjungi makam senior para pendiri prodi kriya para mahasiswa dan dosen dapat merenungi perjuangan beliau dan memberi motivasi bagi generasi selanjutnya. “Dalam kegiatan Dies Nataslis ke 3 ini, kita melakukan ziarah kubur mendoakan seniman, senior pendiri prodi kriya tatah sungging wayang kulit yang telah bersemayam di makam keluarga. Dalam ziarah ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dan para dosen pengampu mata kuliah kriya,” ujarnya.

Warsito salah satu mahasiswa yang turut ikut mendoakan para pendahulunya dalam moment nitilaku tersebut, saat dihubungi aknyogya.ac.id mengatakan bahwasanya ziarah kubur di makbaroh (makam-red) para pendiri yang merupakan seniman senior dan juga pendiri prodi kriya seperti ini harus dilestarikan, untuk mengingat kebesaran beliau dan menjadikan motivasi bagi junior-juniornya.

 

Rochmad-AKN

 

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran