Bantul. aknyogya.ac.id – Rapat Pimpinan Politeknik Negeri dan Akademi Komunitas Negeri yang diikuti oleh semua pimpinan Poltek Negeri dan direktur AKN se- Indonesia. Kamis, 13 september 2023, juga tampak dalam tangkapan layar turut hadir Saryadi.ST.MBA. Sekertaris Direktur Jenderal Perguruan Tinggi Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Repubik Indonesia,
Dalam rapat tersebut salah satunya memutuskan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta menempati urutan ke 3 tingkat nasional sebagai unit kerja yang aktif dalam publikasi dan unggahan berita di media sosial baik melalui website internal kampus maupun website kemendikbud dan media publik secara online. Seperti yang katakan Sesditjen pada rapat melalui zoom metting yang berlangsung kurang lebih dua jam itu salah satunya pemanfaatan media sosial untuk pemberitaan yang positif terhadap Program kegiatan yang di lakukan lembaganya.
Sesaat setelah selesai mengikuti rapat pimpinan melalui zoom metting kepada aknyogya.ac.id Direktur Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta Dr Supadma,M.Hum. mengatakan bahwa di era teknologi digital saat ini kita dituntut untuk bisa menyesuaikan terhadap perkembangan dunia teknologi informasi dan tentunya harus melek terhadap keberadaan media sosial. Dengan perkembangan dunia medsos bila kita bisa memanfaakan secara positif juga akan menjadi penunjang yang bagus bagi perkembangan dan publikasi program kegiatannya. “Pada kesempatan rapat melalui zoom metting dengan semua pimpinan perguruan tinggi vokasi yang saat itu diikuti pula oleh Pak Sesdirjen perguruan tinggi vokasi salah satunya mengapresiasi publikasi atau unggahan berita kampus AKN Senbud Yk di nomor 3 secara nasional dalam pemberitaan segala kegiatanya baik melalui media publik online website internal kampus atau website kemedikbud,” jelas Dr supadma.
Sebagai pengelola perguruan tinggi negeri harus selalu optimis, utamanya Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi vokasi berbasis seni dan budaya di Indonesia. Apa yang saat ini sudah kita capai dan prestasi yang kita raih harus ditingkatkan dengan cara mempublikasikan raihan dan prestasinya sebagai wujud pertanggung jawaban pada masyarakat. “Saya menyakini sebagai pioneer pendidikan tinggi vokasi berbasis seni dan budaya, ketika nanti akan lahir perguruan tinggi yang sama, tentunya AKN Senbud Yk akan menjadi rujukan. Lalu kita secara konsekuan memang membuktikan diri sesuai dengan substansi pemberitaan dengan kegiatan - kegiatan real yang bisa diketahui oleh masyarakat melalui unggahan berita.” Imbuhnya.
Rochmad-AKN