AKN Senbud Yk Bersama SV UGM dan Fakultas Vokasi UNY Adakan Diskusi Interaktif Ekosistem Kemitraan
AKN Senbud Yk Bersama SV UGM dan Fakultas Vokasi UNY Adakan Diskusi Interaktif Ekosistem Kemitraan
Oleh : Admin • 20 September 2023 • 224 Views

Sleman, aknyogya.ac.id - Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta bersama dengan Sekolah Vokasi UGM dan Fakultas Vokasi UNY sebagai Tim Konsorsium Ekosistem Kemitraan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Diskusi Interaktif dan Peluncuran Pelaksanaan Ekosistem Kemitraan antara Pendidikan Vokasi, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), dan Pemerintah Daerah Yogyakarta. Rabu, (20/9) bertempat di Ballroom Teaching Industry Learning Center Sekolah Vokasi UGM.

Acara ini mengundang beberapa lembaga pendidikan vokasi seperti SMK, lembaga pelatihan, Dunia Usaha dan Dunia Industri juga pemerintah daerah.

Agenda dibuka dengan sambutan dari Ketua Konsorsium PTV pengampu ekosistem kemitraan DIY Dr. Wiryanta, S.T., M.T., Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbudristek RI Uuf Brajawidagda, S.T., M.T., Ph.D. dan Plt. Kepala Bappeda DIY Drs. Tri Saktiyana, M.Si.

Melalui sambutannya Dr. Wiryanta, S.T., M.T. mengatakan bahwa kerjasama vokasional akan terbentuk jika ekosistemnya bekerjasama dan saling mendukung.

Menuju ke sesi inti, agenda diselingi dengan hiburan tari “Greget Jogja” yang dibawakan oleh Rahmad Dullah dan tim. Tarian ini adalah tarian asli hasil karya Rahmat Dullah seorang difabel tuli, yang akrab disapa Fai saat menempuh pendidikan di Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta.

Peluncuran program secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbudristek RI Uuf Brajawidagda, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam diskusi ini mengangkat topik Permasalahan di daerah, trend, dan daya dukungnya dengan dipandu oleh Dr. Anggi Rahajeng, S.E., M.Ec. dan Yudistira Hendra Permana, S.E., M.Sc., Ph.D. (UGM). Beberapa narasumber yang hadir antara lain Robby Kusumaharta (Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan KADIN DIY), Aria Nugrahadi, S.T., M.Eng. (Kepala Disnaker DIY), dan Dr. Didik Wardaya, S.E., M.Pd. (Kepala Disdikpora DIY).

Kepada tim media aknyogya.ac.id Rais Faisal Akhyar, S.T., M.Eng., salah satu anggota Tim Periset dari Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta menyampaikan bahwa Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta merupakan salah satu representasi dari kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Dimana berdasarkan UU No. 23 tahun 2014 bahwa kewenangan perguruan tinggi ada di Pemerintah Pusat. Sedangkan substansi yang dikerjakan oleh AKN Seni dan Budaya Yogyakarta adalah seni dan budaya Yogyakarta. Sehingga hal ini harus seiring sejalan dengan kebijakan Pemda DIY terkait seni budaya.

 

“Dengan adanya program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah, kami sangat terbantu dan berterimakasih kepada Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, sehingga kami dikumpulkan dalam satu wadah dengan PTN vokasi lainnya seperti Sekolah Vokasi UGM, Fakultas Vokasi UNY, dan dengan stakeholders di daerah termasuk Disdikpora DIY, Disnaker DIY, BAPPEDA, KADIN DIY dan lain sebagainya, bahkan dari SMK-SMK dan lembaga kursus. Sehingga hal ini bisa bergerak lebih cepat lagi untuk memajukan Yogyakarta. Dan memang seharusnya bahwa pendidikan khususnya vokasi ini harus searah sejalan dengan kebijakan daerah untuk melihat potensi-potensi daerah apa saja yang bisa dikembangkan. Sehingga pendidikan ini akan lebih terasa manfaatnya oleh masyarakat sekitar di wilayah dimana PTN itu berada,” jelas Rais Faisal Akhyar.

 

Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah adalah program riset yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek dengan pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini merupakan grand design riset pengembangan di daerah/wilayah dalam kurun waktu 3 tahun mengacu pada potensi dan keunggulan di daerah serta agenda prioritas pembangunan daerah tersebut.

Program ini bertujuan mensinergikan kemitraan dan penyelarasan antar satuan pendidikan vokasi dan pemangku kepentingan di daerah untuk menghasilkan policy brief yang berisi workforce planning dan innovation planning guna menghasilkan klaster inovasi berbasis potensi atau kebutuhan daerah, kemudian menghasilkan inovasi model/produk/desain/sistem yang dibutuhkan bagi pengembangan sektor prioritas daerah.

 

Rochmad AKN

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran