Bantul.aknyogya.ac.id – Mahasiswa Program Studi Seni Kriya Tatah Sungging Wayang Kulit Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta mengadakan praktek kuliah lapangan proses pengolahan kulit perkamen di Suyoto Leather, Gendeng, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Selasa, 19/9.
Kunjungan kuliah di tempat pengolahan kulit untuk bahan wayang kulit langsung di perajin merupakan kesempatan yang sangat berharga baik mahasiswa, karena mahasiswa akan mengetahui secara langsung proses pengulitan kulit dari binatang hingga pementengan ke kulit jadi.
Dalam kuliah praktek pengolahan kulit para mahasiswa didampingi oleh salah satu instruktur mata kuliah tatah wayang, yaitu Sagio yang juga pemilik sanggar Griya Kulit. Koordinator Program Studi Seni Kriya AKN Seni dan Budaya Yogyakarta kepada media aknyogya.ac.id mengatakan bahwa, pembelajaran berbasis teori dengan di perkuat praktek langsung ke sanggar atau tempat produksi yang merupakan mitra Dunia Usaha dan Dunia Kerja (DUDI), memiliki tujuan agar mahasiswa paham keilmuan praktis, tidak hanya pembelajaran teori.“Ini merupakan kali pertamanya bagi mahasiswa belajar proses secara langsung pengolahan kulit perkamen dari awal proses kulit segar hingga menjadi kulit perkamen siap pakai untuk tatah wayang kulit,” terang Junende Rahmawati, M.Sn.
Program kuliah praktek langsung ke perajin dan rumah produksi kali ini baru pertama dilakukan oleh kampus AKN Senbud Yk Khususnya prodi Kriya pada tahun ini, tahun angkatan sebelumnya belum pernah dilakukan. “Ini kesempatan yang sangat bagus untuk pengalaman dan menambah ilmu serta wawasan bagi mahasiswa, untuk mengetahui proses paling awal dalam pembuatan wayang kulit,” imbuh Sagio, instruktur mata kuliah Tatah Wayang Kulit.
Rochmad AKN