Sleman, aknyogya.ac.id – Bertempat di Hotel Platinum Indonesia, Jl. Raya Solo No. 28, Sambelegi Kidul, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi mengadakan Refleksi Capaian Kinerja Bidang Pelayanan Umum, Kerjasama Humas dan Publikasi tahun 2023 yang berlangsung dari Rabu, 15/11 hingga Jumat, 17/11.
Para peserta kegiatan tersebut merupakan seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi seluruh Indonesia. Hadir sebagai narasumber utama yakni Sesditjen Diksi Saryadi, ST. MBA. Dalam sambutannya Sesditjen Diksi mengatakan bahwa Ditjen Diksi berperan dalam pendidikan vokasi untuk terus berkarya untuk Indonesia sehingga vokasi kuat untuk menguatkan Indonesia. Ia juga menjelaskan pemanfaatan SINDE untuk lebih dioptimalkan di lingkungan Ditjen Diksi, sehingga penunjang tugas dan jalur komunikasi ketugasan dapat menggunakan SINDE secara formal dan informal dengan pemanfaatan media sosial.
Cecep Sumantri, Ph.D., Ketua Tim Kerjasama, Kehumasan, dan Publikasi Ditjen Pendidikan Vokasi yang juga sebagai ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa dilaksanakannya kegiatan Refleksi Capaian Bidang Pelayanan Umum, Kerjasama Humas dan Publikasi tahun 2023 ini meliputi tiga aspek utama antara lain, pertama mengevaluasi capaian pelayanan umum seperti efektivitas penggunaan sistem naskah dinas elektronik (SINDE), kendala dan tantangan dalam pemberian izin penggunaan produk impor, dan kemajuan dalam digitalisasi arsip.
“Aspek kedua dalam capaiannya kami ingin mengeksplorasi dan mengukur perkembangan kerja sama seperti, “capaian kerja sama di lingkungan direktorat jenderal pendidikan vokasi, termasuk skema students and staff mobility, join research dan internship dan juga rumusan strategisuntuk meperluas dan meperkuat jaringan kerja sama internasional,” jelas Cecep Sumantri, Ph.D., singkat.
“Aspek ketiga adalah mengidentifikasi capaian dalam humas dan publikas. Menurut aspek yang ingin kami lihat, jumlah publikasi yang dihasilkan dan penghargaan yang diperoleh oleh seluruh unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, rumus langkah- langkah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang istilah ‘vokasi’ dan rencana penguatan humas dan publikasi guna meningkatkan citra dan pemahaman tentang pendidikan vokasi di masyarakat,” imbuhnya.
Di tempat yang sama Kasubag-TU AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menyatakan kesiapannya dalam meningkatkan layanan publik, kerjasama dan kehumasan. Terbukti pada tahun 2022 AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menempati peringkat 3 besar dalam optimalisasi SINDE tingkat Ditjen Pendidikan Vokasi. Tahun ini dalam desiminasi AKN Senbud Yk meningkatkan kerjasamanya dengan Dispar DIY, Disbud DIY, Disdikpora DIY, dan Biro Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY dalam sosialisasi AKN Senbud Yk ke seluruh lurah di empat kabupaten se-DIY. “AKN Seni dan Budaya Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan publik, kerjasama dan kehumasan, demi meningkatkan animo masyarakat dalam pemberdayaan seni dan budaya gagrak Yogyakarta,” jelas Rais Faisal Akhyar, ST, M.Eng.
ROCHMAD AKN