Bantul, aknyogya.ac.id – Rangkaian acara penutupan Pesta Wayang dalam rangka menyambut Hari Wayang Dunia tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta melalui Prodi Kriya sejak Senin, 13/11, diakhiri dengan pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Bayu Aji Nugroho, M. Sn., Sabtu malam, 18/11.
Beberapa kegiatan disusun untuk memeriahkan malam acara penutupan tersebut. Kegiatan dimulai sejak pukul 18.00 WIB, Sabtu, 18/11 hingga pukul 03.00 dini hari, Minggu, 19/11. Pertunjukan wayang kontemporer mengawali rangkaian acara penutupan. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kancil, pengumuman juara lomba sungging wayang kulit dan lomba menggambar wayang Dewa Ruci. Selanjutnya acara pentutupan dipungkas dengan pertunjukan wayang kulit dengan lakon Dewa Ruci.
Singgih Catur Angga, mahasiswa prodi kriya yang membawakan cerita Kancil Nyolong Timun dalam pementasan wayang kancil tradisional, kepada aknyogya.ac.id mengakui bahwa ketertarikannya untuk mendalang wayang kancil muncul saat ia memusatkan perhatiannya untuk menyelesaikan tugas kuliah tatah sungging wayang kulit. “Awal ketertarikan saya mendalang wayang kancil saat konsentrasi ketika saya mengerjakan tugas menatah wayang kulit, nyungging wayang. Dari situlah filososfi wayang kulit jenis hewan muncul dalam benak saya, dan di dukung dengan bacaan buku tentang ceritera- ceritera anak pada zaman dulu,” ujarnya.
Bermacam jenis wayang klasik, seperti wayang kedu, wayang kulit gagrak Yogyakarta, wayang gaya Solo, wayang kancil sendiri termasuk di dalamnya yang juga menggunakan bahan dasar kulit sapi atau kerbau yang ditatah dan disungging. Yang menjadi ciri utama adalah cerita yang disampaikan adalah cerita tradisional anak-anak yang mengandung pesan moral untuk pembentukan karakter yang baik.
Pesan moral disampaikan dalam alur cerita Kancil Nyolong Timun adalah “Bahwa jangan memandang sesuatu dari satu sisi saja. Kita harus melihat permasalahan dari beberapa sudut, supaya kita dalam menilai dan mengambil keputusan itu dapat lebih bijak,” terang Singgih, seusai tampil.
Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta dalam sambutannya saat menutup Pesta Wayang tahun 2023 memberikan apresiasi kepada seluruh panitia Pesta Wayang 2023 dan juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY selaku mitra pendukung pengisi acara, dan juga kepada para pengisi stand kuliner UMKM serta Prodi Kriya, Prodi Tari dan Prodi Karawitan yang sudah bahu membahu demi suksesnya penyelenggaraan pesta wayang ini. Walapun masih ada kekurangan tetapi masih dalam kewajaran karena tahun 2023 ini adalah pertama kalinya AKN Seni dan Budaya Yogyakarta mengadakan Peseta Wayang dalam menyambut Hari Wayang Dunia.
Rochmad-AKN