Magelang, Jawa tengah, aknyogya.ac.id – Dosen dan mahasiswa Program Studi Kriya Kulit Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta melakukan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop pemanfaatan limbah kardus bekas menjadi kerajian seni wayang di dusun Tangkilan, Pabelan, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 25/11.
Pengabdian pada masyarakat yang dikemas dalam workshop pembuatan wayang kancil yang memanfaatkan kardus bekas tak terpakai ini dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Pada malam harinya, ke-41 peserta workshop yang masih anak-anak dan juga masyarakat umum, diajak untuk menonton pemutaran video pagelaran wayang kancil di Sanggar Sarana Karya.
Dosen kriya kulit, Ima Novilasari, M.Sn. kepada aknyogya.ac.id mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang berkonsep workshop ini terinspirasi dari acara Pesta Wayang Kulit 2023 yang diadakan oleh AKN Seni dan Budaya Yogyakarta pada perayaan hari wayang sedunia. “Salah satunya workshop wayang kontemporer yang memanfaatkan limbah kardus bekas dan pagelaran wayang kancil yang dimainkan oleh mahasiswa kriya kulit. Sehingga dari dua kegiatan tersebut muncul ide untuk menggabungkan dua ensansi dari kegiatan tersebut untuk berkegiatan di masyarakat,” ungkap Ima Novilasari, M.Sn.
Semetara itu Junende Rahmawati, M.Sn. Koordinator Prodi Kriya Kulit mengatakan bahwa, kegiatan pengabdian masyarakat ini penting bagi dosen dan mahasiswa utamanya, dimana selain pengabdian menjadi bagian dari Tridarma juga menjadi solusi masyarakat. “Ini masih langkah awal dalam pengabdian, diharapkan ke depannya nanti karya-karya hasil dari workshop akan diadopsi masyarakat sebagai salah satu hasil seni budaya mereka,” katanya.
Kegiatan dalam ranah pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan pembuatan wayang kardus kepada anak-anak di Taman Pendidikan Al Quran (TPA) di Magelang ini menjadi salah satu solusi mengedukasi dan mengajak anak-anak untuk mencintai wayang, “Mahasiswa memberikan materi pelatihan pembuatan wayang berbahan kardus bekas dengan bentuk wayang hewan, tujuan diadakanya workshop ini adalah mengenalkan kepada anak-anak tentang wayang, bagaiamana cara pembuatanya dan memanfaatkan limbah kardus bekas untuk dijadikan hal yang bermanfaat untuk membangun kreatifitas yang positif,” pungkas Ari Dwi Rahmawati, M.Pd. Kepala Pusat Penelitian, Penjamin Mutu dan Pengabdian Masyarakat (P3MPM).
Rochmad AKN