Ambarukmo, aknyogya.ac.id – Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta mendapat undangan kehormatan di The Kasultanan Ballroom, Hotel Royal Ambarukmo, Caturtunggal, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tanggal 9 - 10 Maret 2024. Kegiatan tersebut dalam rangka merayakan ulang tahun penobatan Sri Sultan Hamengku Buwono X Tinggalan Jumenengan Ndalem Keraton Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut Keraton Yogyakarta kembali menggelar kegiatan Simposium Internasional Budaya Jawa 2024 (International Symposium on Javanese Culture 2024). Sabtu, 9/3 hari pertama gelaran Simponsium Internasional Budaya Jawa dibuka oleh GKR Hayu selaku ketua panitia yang didampingi oleh KPH Notonegoro dan GKR Bendara. Acara tersebut berlangsung dua sesi yang dihadiri 400 peserta. Kegiatan simposium internasional tersebut menghadirkan beberapa pembicara dari dalam dan luar negeri untuk mendiskusikan sejarah dan seni pertunjukan serta hasil penelitian berdasarkan naskah-naskah kuno atau literatur lainnya terkait Keraton Yogyakarta.
Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta sendiri dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Bayu Purnama,M.Sn. Kaprodi Seni Karawitan dan Galih Puspita Karti, M.Sn., Dosen Seni Tari. Dalam kesempatannya Kaprodi Karawitan menuturkan bahwasanya para narasumber yang dihadirkan sangat intelektual, sangat bagus dan dalam diskusinya masing-masing pembicara mengupas dan menganalisi segala bentuk seni dan budaya yang ada di Yogyakarta. Kraton sebagai basis seni dan budaya Jawa selalu terdepan sebagai pelestari dan pengembang seni tradisi dan budaya Jawa. Di era digital ini seni dan budaya tetap harus dilestarikan tetapi ada pengemasan ulang, agar masyarakat lebih bisa memahami, mendalami, mengkaji dan menganalisa sesuai dengan tuntutan jaman. “Sebagai pengajar seni karawitan yang saya dapatkan ilmunya, karena di dalam keraton itu kan ada Kridomardowo yang menanungi gamelan, bahwasanya sangat relevan sekali apa yang menjadi visi misi dari kraton yaitu melestarikan gending-gending gagrak Ngayoyakarta, itu erat kaitannya dengan visi misi yang ada di AKN Senbud Yk” terangnya.
AKN Seni dan Budaya Yogyakarta sebagai perguruan tinggi vokasi khusus seni dan budaya mengapresiasi adanya International Symposium on Javanesse Culture 2024 dimana Keraton Yogyakarta sebagai pemegang kendali utamanya sebagai pusat budaya dan seni Jawa dan akan juga turut handarbeni dan juga turut melestarikan dan mengembangakan seni budaya khususnya budaya Yogyakarta.
Rochmad AKN