Sleman, aknyogya.ac.id – Menindaklanjuti Competitive Fund dari Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI, Prodi Kriya mengundang 19 Mitra DUDI di DIY untuk melakukan kegiatan Diskusi Mitra dalam rangka Peningkatan Tata Kelola dan Kemitraan Competitive Fund (CF) 2024, Rabu, 15/5 di Hotel Artotel, Jl. Kaliurang Km. 5,6 No. 24 Manggung, Catur Tunggal, Sleman, DIY.
Kepada aknyogya.ac.id Junende Rahmawati, M.Sn. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan Penguatan Mutu Berstandar Industri dalam Penguatan Program Studi Vokasi Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 – 16.00 WIB. Diawali dengan Pemaparan Profil Prodi Kriya oleh Drs. Andono, M.Sn., dan Junende Rahmawati, M.Sn. hingga pukul 10.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan sesi inti hingga penghujung kegiatan yaitu Diskusi dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Mitra yang dipandu oleh narasumber Agus Nugroho, S.T., M.T., Tim Ahli KLSD
“Pendidikan tinggi vokasi adalah pendidikan yang fokus pada pemenuhan kompetensi kerja spesifik terkini, diskusi mitra dalam rangka peningkatan tata kelola dan kemitraan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. Ciri utama dari lulusan pendidikan tinggi vokasi adalah meraka dapat menjadi problem solver (penyelesaian masalah-red),” terang Junende Rahmawati, Ketua Task Force Program Competitive Fund AKN SenbudYk 2024
Maya Dewi, Direktur Sales dan Marketing Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta salah satu Mitra Dudi yang turut diundang, saat diwawancarai oleh aknyogya.ac.id menjelaskan bahwa Royal Ambarukmo Yogyakarta sebagai hotel bintang lima bersejarah yang dibangun oleh Sultan HB IX dan Ir. Soekarno, terus menjaga konsistensinya dalam pengembangan nilai-nilai budaya tradisional, khususnya budaya Jawa. Untuk itu Royal Ambarukmo sangat terbuka dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pelaku kesenian, para penggemar budaya, komunitas serta instansi pendidikan untuk bersama-sama memberikan ruang dan wadah bagi para pelaku seni mengekspresikan minat, bakat dan talentanya di bidang seni dalam rangka pengembangan budaya Jawa.
“Diskusi terbuka yang diselenggarakan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta hari ini sangat menginspirasi untuk lebih terbuka dalam menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan dalam rangka pengembangan seni dan budaya Jawa. Royal Ambarukmo Yogyakarta juga terus berkomitmen untuk memberikan apresiasi dan mendukung seni dan budaya Nusantara khususnya untukk Yogyakarta,” ujar Maya Dewi saat jeda coffee break.
Merangkum dan menyimpulkan hasil dari kegiatan tersebut, Dr. Supadma, M.Hum., Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menjelaskan bahwa penguatan relasi dengan mitra dudi ini diwujudkan dalam jalinan kerjasama yang setara, sinergis, saling menguntungkan dan saling memberikan kontribusi baik untuk kampus, para mahasiswa dan mitra itu sendiri.
Rochmad AKN