Yogyakarta, aknyogya.ac.id – Kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menyelenggarakan pementasan tari dan karawitan di Bangsal Sri Manganti, Kraton Yogyakarta, Sabtu pagi, 15/6. Pementasan ini sebagai sebuah bentuk pengabdian AKN Seni dan Budaya Yogyakarta kepada Kraton Yogyakarta yang merupakan sumber ruh kesenian dan kebudayaan gagrak Ngayogyakarta.
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Vokasi khusus seni dan budaya Yogyakarta, tampilnya mahasiswa AKN Senbud Yk di Kraton Ngayogyakarta sama seperti halnya kembali ke induknya untuk men-charger ilmu dari sumbernya. Kampus seni budaya yang beralamatkan di Jl. Parangtritis, No. 364, Pandes, Panggungharjo, Sewon, Bantul tersebut diharapakan ke depannya sebagai pencetak intelektual, praktisi, akademisi seni budaya khusus seni budaya Yogyakarta.
Turut menyertai dalam penampilan yang diperankan oleh semua mahasiswa prodi karawitan dan seni tari diantaranya yang hadir adalah maestro tari Prof. Sumandya Hadi, Direktur AKN Senbud Yk Dr. Supadma, M.Hum. yang juga abdi dalem kraton bidang seni tari, Kaprodi Karawitan serta sejumlah dosen tari lainya. “Tampilnya di Bangsal Sri Manganti kali ini sangat spesial, di samping semua mahasiswa juga para sesepuh seniman tari juga dosen tari yang juga abdi dalem di Kraton. Saya merasa penampilan ini sama seperti mengembalikan energi baru terutama seni karawitan yang berkesempatan melakukan pementasana di sumbernya ilmu, yakni sumber budaya Jawa di Ndalem Kraton Yogyakarta,” terang Bayu Purnama, M.Sn., Kaprodi Seni Karawitan.
Sesuatu berbeda yang dirasakan oleh Aninda Risky Hidaya salah satu mahasiswa tari yang tampil memerankan tokoh Dewi Larasati bahwa bisa tampil di Bangsal Sri Manganti merupakan kesempatan yang langka dan membanggakan, mengingat di sinilah sumber ilmu seni dan budaya Jawa berasal, “Sangat terkesan dan bangga, bisa tampil di Ndalem Kraton. Sangat jarang seniman tari yang bisa tampil di Ndalem Kraton,” ujar Anin, diruang transit.
Pertunjukan tersebut diawali dengan tarian Golek Ayun-Ayun yang dibawakan oleh empat mahasiswi mulai pukul 9.00 yang dilanjutkan dengan dramatari yang berjudul Burisrawa Gandrung hingga pukul 12.00 WIB.
Rochmad-AKN