Yogyakarta-Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan DIY melakukan kerjasama dengan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogkarta dalam bidang pelatihan Trainning Of Trainner Instruktur. Para peserta TOT instruktur tersebut merupakan para alumni mahasiswa program studi karawitan. Semua peserta pelatihan tersebut nantinya akan ditugaskan oleh Pemda DIY melalui Dinas Kebudayaan menjadi instruktur ataupun pelatih di desa dan sanggar karawitan yang menerima bantuan hibah seperangkat alat gamelan Gagrak Yogyakarta tahun anggaran 2021/2022.
Masih bertempat di hotel Brongto, Mantrijeron, Yogyakarta, Jumat, 23/7, dalam TOT hari terakhir ini Puji Astuti Kepala Bidang Perencanaan dan Monitoring Evaluasi Dinas Kabudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menerangkan bahwa, TOT instruktur gamelan ini adalah hasil kerjasama dengan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya pada tahun 2022 untuk yang pertama kali. Dimana para alumni TOT ini akan ditempatkan di sanggar-sanggar seni yang telah menerima hibah berupa gamelan besi. Total ada 120 penerima yang tersebar di seluruh DIY. Penempatan para instruktur akan dimulai pada bulan Agustus, dan kegiatan akan dilaksanakan selama 4 bulan. Mereka akan ditempatkan di 16 kelompok/paguyuban. Harapan ke depannya calon pendamping ini nantinya lebih optimal ketika memainkan gagrak Ngayogyakarta meski tetap memperhatikan bagaimana pangsa pasar sehingga lebih fleksibel menyesuaikan tren masyarakat terhadap musik gamelan.
“Saya berasal dari Kabupaten Kulonprogo. Saya ditempatkan di daerah Moyudan, Kabupaten Sleman. Saya yakin seiring dengan bertambahnya pengalaman, saya semakin optimis dan yakin bisa memberikan banyak hal yang bermanfaat untuk masyarakat. Sebagai alumni AKN yang termuda yaitu angkatan 8 ini, saya berharap kepada calon mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya yogaykarta angkatan berikutnya supaya selalu bersemangat dan serius dalam mengikuti pengajaran dari para dosen”, ujar Agung, salah seorang peserta TOT yang merupakan alumni AKNSB Yogyakarta.
Rochmad-AKN