YOGYAKARTA - Master of Ceremonies (MC) menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan seremonial suatu acara. Sejumlah hal perlu dipahami oleh seorang MC untuk bisa memandu kelancaran dan kesuksesan acara dari awal hingga akhir.
Untuk memperdalam segala hal tentang MC, Dr. Rin Surtantini, M.Hum., dihadirkan dalam sesi khusus Bimbingan Teknis AKN Seni dan Budaya Yogyakarta (AKNSBY).
Dalam kesempatan itu, Rin Surtantini membedah apa saja yang bisa dilakukan untuk memahami MC sebagai bagian dari public speaking. Selain itu, ia juga mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk seorang MC yang baik. Kepada para peserta, dirinya juga menekankan untuk mengenali hal-hal yang tidak tepat
dalam praktik menjadi MC serta mempraktikkan pengaturan acara.
Rin Surtantini mengatakan, tujuan pembelajaran memahami MC sebagai bagian dari public speaking yaitu untuk keterampilan berkomunikasi
melalui kemampuan
berbicara secara efektif di
depan publik untuk
menyampaikan informasi atau
pesan, menginspirasi,
menghibur, mempengaruhi
pendapat atau mempersuasi
audiens.
"Menjadi Master of Ceremonies adalah konduktor dari sebuah acara yang
tanggungjawab utamanya melayani sebagaimana halnya seorang tuan rumah yang ramah dan menyenangkan," kata Rin Surtantini. "MC berperan untuk mengelola jalannya sebuah acara, mengatur waktu, memastikan berlangsungnya acara
dengan lancar, membantu audiens merasa
disambut, mempertahankan energi audiens dan membantu pembicara merasa
dihargai," paparnya.
Untuk semakin memperdalam, para peserta juga diberi kesempatan mempraktikkan pengaturan acara mulai dari susunan acara yang dibuat MC dari opening, menyanyikan lagu
kebangsaan Indonesia Raya, berdoa, laporan, sambutan, peresmian atau pembukaan hingga foto bersama yang biasanya ditambah dengan
pemberian cinderamata, sampai dengan saat closing. (Humas-AKNSenBud)