TOT Instruktur Gamelan, Antara Tantangan Dan Peluang Prodi Karawitan AKNSB Yogyakarta
TOT Instruktur Gamelan, Antara Tantangan Dan Peluang Prodi Karawitan AKNSB Yogyakarta
Oleh : Admin • 23 Januari 2023 • 261 Views

Bantul – Kerjasama yang sudah terjalin antara Kampus Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta dengan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan Provinsi DIY terkait dengan TOT (Trainning Of Trainners) Instruktur gamelan tahun ini akan dilanjutkan kembali. Kapala Program Studi Seni Karawitan, Bayu Purnama,S.Sn. M.Sn., saat dikonfirmasi oleh tim media AKNSB Yogyakarta, di kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, Selasa siang (17/10/23), menyampaikan bahwa secara tanggung jawab instruktur gamelan tahun 2022 sudah berakhir, dan kembali diperbantukan untuk mendampingi sanggar-sanggar yang belum mendapat pendampingan dari instrukur.

Selain itu juga akan dilanjutkan kembali kerjasama antara kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta dengan Dinas Kebudayaan DIY untuk menyelenggarakan TOT gamelan. Disbud meminta tambahan 16 orang peserta dari mahasiswa aktif untuk nanti mengikuti TOT yang rencananya akan diajukan dari bulan Juli menjadi bulan Maret 2023.

“Kemarin saya bertemu dengan Disbud DIY. Bahwasanya kerjasamanya akan dilanjutkan kembali tapi jadwalnya akan diajukan di bulan Maret dan disbud meminta ada lagi 16 tambahan peserta dari mahasiswa yang masih aktif”, ujar Bayu Purnama.

Mengenai hal tersebut, lebih lanjut Bayu Purnama menjelaskan bahwa ini menjadi tantangan bagi Prodi Seni Karawitan karena para mahasiswa yang masih aktif berkuliah ini ibaratnya bayi masih dalam kandungan belum siap untuk dilahirkan.

“Tentunya tantangan ini juga sekaligus peluang kedepannya yang bagus bagi para mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta untuk lebih meningkatkan kompetansinya, sehingga setelah kelulusan langsung bisa berkarya di dunia kerja”, imbuh Kaprodi Seni Karawitan tersebut.

TOT (Trainning Of Trainner) intsruktur gamelan tersebut bertujuan untuk melatih para peserta untuk mendalami gamelan gagrak Yogyakarta dan mengenalkan jenis-jenis gamelan gagrak Yogyakarta, yang terdiri dari 48 macam, diantaranya bonang panembung dan bedug, yang selama ini jenis gamelan tersebut belum begitu begitu dikenal di masyarakat secara luas.

 

 

Rochmad-AKN

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran