Anak-anak Peroleh Edukasi Tatah Sungging Wayang Kulit Dari Prodi Kriya Pada PKL  Di Jatimulyo
Anak-anak Peroleh Edukasi Tatah Sungging Wayang Kulit Dari Prodi Kriya Pada PKL Di Jatimulyo
Oleh : Admin • 30 Mei 2023 • 138 Views

Kulonprogo – Laporan karya akhir studi mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, diawali oleh mahasiswa program studi seni kriya dengan memamerkan wayang kulit hasil karyanya dan demo tatah sungging wayang kulit. Pameran wayang kulit sendiri di mulai sejak pukul 09.00 WIB. Bukti bahwa media publikasi yang digawangi panitia berjalan sesuai yang direncanakan, sehingga menarik masyarakat dari segala usia untuk menikmati pameran wayang kulit dan pertujukan lainya. Kegiatan ini berlangsung di kawasan wisata perbukitan menoreh, Rest Area Kembang Tebu, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo. Minggu, 28/5.

Seperti yang dikatakan oleh Ardhian Jati Kharisma mahasiswa prodi kriya pada tim media aknyogya.ac.id bahwasanya pada praktek kerja lapangan tersebut sebagai mahasiswa aktif selain mendapatkan pengalaman baru, juga bisa terjun secara langsung untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat selama ini pada masyarakat. “Untuk selama dua kali PKL menurut saya perlu adanya perbaikan-perbaikan terutama dalam hal komunikasi dan publikasi, seperti lebih memasifkan pamflet dan konten-konten di media sosial selain itu juga menggandeng organisasi kemasyarakatan yang ada di desa setempat,” ujar alumni SMKN2 Pengasih, singkat. 

“Untuk kedepannya ilmu yang saya peroleh disaat baik Praktek Keja Lapangan ataupun dalam bangku kuliah ini sangat bermanfaat untuk bekal diri saya nantinya setelah lulus dan terjun di dunia kerja dan di masyarakat,” imbuh Jati.

Koordinator program studi seni kriya yang juga menjadi Person in Charge (PIC) kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) tahun 2023 menambahkan, meskipun kegiatan PKL ini dari segi lokasi berada di area kebun tebu, namun antusiasme masyarakat sekitar sangat tinggi, bahkan anak-anak yang datang terlihat sangat menikmati pameran wayang kulit yang ada. “Ini terbukti dengan kehadiran kampus AKN Seni Budaya Yogyakarta sangat diminati oleh masyarakat, bahkan terlihat antusiasme anak-anak di saat mendengarkan penjelasan dari salah satu mahasiswa kriya tentang bagaimana cara menatah dan menyungging wayang kulit gagrak Ngayogyan,” terang Junende Rahmawati, M.Sn.

 

Rochmad-AKN

 

 

 

 

  

 

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran