Yogyakarta, aknyogya.ac.id – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY mengadakan Trainning of Trainer Instruktur Seni Karawitan bagi alumni Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta yang akan diproyeksikan menjadi instruktur gamelan di sanggar dan kelompok karawitan penerima hibah seperangkat gamelan tahun anggaran 2023-2024 dari Pemda DIY.
Pelaksanaan TOT Instruktur karawitan yang digelar di Tasneem Convention Hotel Yogyakarta, Purawisata Kawasan Mandira Jl. Brigjen Katamso, Keparakan, Kemantren Mergangsan, Yogyakarta berlangsung selama lima hari dari hari Senin 4/3 hingga hari Jumat 8/3. Dari Kundha Kabudayan DIY sendiri tahun ini membutuhkan dua puluh calon instruktur yang diperuntukan bagi kelompok masyarakat penerima hibah gamelan. Dengan ini AKN Senbud Yk melalui prodi Seni Karawitan mengikutkan kedua puluh peserta yang kesemuanya merupakan alumni angkatan 9 dan sebagian angkatan 8.
Materi pembelajaran yang disampaikan untuk para peserta Trainning of Trainer Instruktur karawitan meliputi gending-gending klasik gaya Yogyakarta. Dari materi karawitan yang sifatnya tabuhan yang memiliki kekhususan gagrak Ngayogyan yaitu Soran atau Kencang (sero) maka tabuhannya pun harus keras, juga tabuhan berjenis Lirihan yang mencakup dari gending-gending beksan atau gending untuk mengiringi tarian. Juga sekaligus gending untuk mengiringi pada bentuk Pakeliran atau iringan pada pementasan wayang kulit, “Jadi sudah sangat lengkap, ada iringan untuk tarian, ada iringan pakeliran untuk pementasan wayang kulit dan konser karawitan atau uyon-uyon. Sudah mencakup semua,” jelas Bayu Purnama, S.Sn., M.Sn, pada tim media aknyogya.ac.id.
Ceacillia Andriyana salah satu peserta Traning of Trainer Instruktur Karawitan tahun 2024 menyampaikan bahwasanya untuk pembagian ketugasan di masing-masing sanggar dan kelompok karawitan saat ini masih menungu perintah dari Dinas Kebudayaan DIY, semua materi yang diberikan oleh narasumber saat TOT berlangsung sudah diberikan pada saat kuliah dulu, “Rasanya seperti mengulamg pada masa kuliah di AKN Senbud Yk lagi, baik narasumber dan pelatihnya sebagian para dosen dari sana,” ujar Ceacillia, singkat.
Rochmad-AKN