AKN Senbud YK Suguhkan Karya Estetik & Adaptif Kolaborasi Gaya Bali Dan Yogyakarta Di PKB 2024
AKN Senbud YK Suguhkan Karya Estetik & Adaptif Kolaborasi Gaya Bali Dan Yogyakarta Di PKB 2024
Oleh : Admin • 30 Juni 2024 • 258 Views

Denpasar, aknyogya.ac.id– Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta pada tahun ini kembali turut menyemarakkan Pesta Kesenian Bali PKB 2024 dengan mempersembahkan Sendratari Satriya Jati, Konser Karawitan “Ladrang Wirangrong Laras Pelog Pathet Nem” dan Pameran Wayang Kulit Gagrak Yogyakarta. Bertempat di Gedung Ksrirarnawa Taman Budaya Bali, Jl. Nusa Indah, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali. Selasa, 25/6.

Sambutan Direktur AKN Seni Budaya Yogyakarta yang mengawali pementasan Sendratari mengungkapkan rasa terimakasih untuk Pj Gubernur Bali, Rektor ISI Denpasar dan Dinas Pariwisata Bali serta Taman Budaya Bali atas dukungan dan kesempatan yang diberikan hingga tampil maksimal dan baik. “Dalam PKB 2024 AKN Seni dan Budaya Yogyakarta menampilkan tari klasik sebagai pembuka acara, konser karawitan, garapan dramatari berjudul Satriya Jati. Dramatari tersebut menggambarkan unsur tari klasik dan tari kerakyatan, dimana dalam tata iringan mengadaptasi garap tabuhan yang disesuaikan dan harapannya menyajikan pentas yang dapat diapresiasi masyarakat Bali. Seperti pepatah ‘Dimana Bumi Dipijak Di Situlah Langit Dijunjung’,” terang Dr Supadma, M.Hum.

“AKN Seni dan Budaya Yogyakarta berharap Pesta Kesenian Bali 2024 menjadi peristiwa budaya dalam suasana dialogis dari berbagai budaya etnik Indonesia, ini adalah kesempatan kami untuk berinteraksi, bertukar pengalanan  dengan para seniman Bali untuk pada masing-masing prodi yang kita miliki,” imbuh Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta.

Tembang Mocopat Dandang Gula yang dilantunkan oleh Dr. Supadma, M.Hum. menutup sambutannya, menjadi penanda dimulainya suguhan utama dari Karya Akhir Studi mahasiswa yang terwadahi oleh Pesta Kesenian Bali tahun 2024.

Sebanyak 83 mahasiswa AKN Senbud Yk dari Prodi Karawitan, Prodi Tari dan Prodi Kriya, yang didampingi oleh sejumlah dosen, instruktur dan staff pengajar, membawa misi memperkenalkan seni dan budaya gagrak Ngayogyakarta dan juga eksistensi kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Sebelum mementaskan Sendratari Satriya Jati, Tari Golek Nawung Asmoro lebih dahulu disuguhkan sebagai pembuka acara. Selanjutnya repertoar konser karawitan dengan menampilkan gendhing utama yaitu Ladrang Wirangrong Laras Pelog Pathet Nem. Sedangkan di Loby Gedung Ksirarnawa Prodi Kriya Kulit memamerkan Wayang Kulit gagrak Mataram hasil karya mahasiswa.

Seusai acara, Kadispora DIY yang mewakili Pemda DIY mengungkapkan bahwa, ada nilai tambah bagi AKN Seni dan Budaya Yogyakarta dalam mengembangkan potensi mahasiswanya dan sekaligus  memberikan penguatan serta kerjasama antara Pemda DIY dengan Pemda Bali di dalam ikut partisipasi mengisi acara pada Pesta Kesenian Bali, “Semoga kegiatan ini mampu memberikan satu promosi serta pengetahuan bagi masyarakat Bali dan dunia internasional tentang budaya kesenian gagrak Mataram yang diselenggarakan oleh kampus AKN Seni Budaya Yogyakarta, ini merupakan hal positif  bagi perkembangan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta ke depan,” harap Dr. Didik Wardaya, M.Pd.

Selain itu, kepada tim media website vokasi.kemendikbud.go.id I Gede Arum Gunamawa, S.Ag., M.Ag., Wakil Ketua Harian Pesta Kesenian Bali tahun 2024 yang turut menyaksikan penampilan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta sangat mengapresiasi keikutsertaan kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta dalam PKB ke-46 ini dan kesungguhan para seniman dalam menyuguhkan karya seni yang sangat luar biasa, dimana AKN Seni dan Budaya Yogyakarta setiap tahunnya turut ikut serta dalam gelaran event Pesta Kesenian Bali. “Suguhan karya yang ditampilkan sangat atraktif, sangat menarik dengan tetap berpegang teguh pada pakem tradisi Yogyakarta namun tetap terlihat kolaborasinya, dimana ditunjukan dalam pementasan ada entitas-entitas karya Bali masuk dalam karyannya. Ini menunjukan pergelaran seni dari AKN Seni dan Budaya Yogyakarta tidak hanya aktratif dan estetik, tetapi ada juga adaptif karena mampu mengkolaborasikan tradisi Bali dalam gelar pementasan dengan pakem-pakem kebudayaan Yogyakarta,” ujar I Gede Arum Gunamawa, S.Ag., M.Ag., yang juga bertugas sebagai Analis Kesenian dan Kebudayaan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Partisipasi mahasiswa AKN Seni dan Budaya Yogyakarta dalam gelaran event Pesta Kesenian Bali setiap tahunnya merupakan puncak kegiatan Praktek Kerja Lapangan PKL yang sebelumnya dilakukan di empat kabupaten dan satu kota se- DIY.

Di hari pertama rangkaian kegiatan PKL para mahasiswa kali ini dimulai dengan acara Workshop tiga prodi di kampus ISI Denpasar pada Senin, 24/6. Hari kedua pementasan Sendratari Satriya Jati, Konser Karawitan dan Pameran Wayang Kulit, Selasa, 25/6. Hari ketiga atau terakhir, ditutup dengan kunjungan mahasiswa ke destinasi wisata Krisna Artshop, Nusa Indah dan Pura Tanah Lot.

Kami mewakili Dinas Kebudayaan Provinsi Bali bersama dengan seluruh masyarakat Bali mengucapkan terimakasih atas partisipasinya yang tidak pernah henti dan terus dilakukan secara serius, apik, estetik dan sangat adaptif, itu sangat kami apresiasi dan semoga ke depannya kerjasama ini bisa kita pertahankan dan kita tingkatkan pada pelaksanaan tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya

 

Rochmad AKN

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran