Bantul, AKNSB- Mahasiswa angkatan ke-8 Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya (AKNSB) Yogyakarta menggelar acara rutin selapanan "Jum'at Legen", Kamis, 3/2/22. Bertempat di kompleks kampus AKNSB Yogyakarta acara ini di semarakan dengan tiga pertunjukan. Dimulai dengan pameran wayang kotak pada pukul 15.00, dilanjutkan dengan sarasehan yang menghadirkan ki Hangno alumni AKNSB angkatan ke-4 dan dimoderatori oleh Iksan dan Diaz mahasiswa/i aktif AKNSB.
"Walaupun masa kuliah hanya satu tahun, belajar mendalami tatah sungging di AKNSB tidak ada ruginya. Sebagai mahasiswa kita harus berfikir out off the box supaya kita bebas mengekspresikan apa yang menjadi ide dan gagasan kita," tegas Hangno saat mengisi sarasehan.
Hal senada ditambahkan oleh Dr. Supatma, M. Hum. direktur AKNSB Yogyakarta bahwasanya dalam mempelajari wayang harus secara utuh, agar kita dapat memahami filosofi ajaran-ajaran yang terdapat dalam dunia pewayangan. Dimana ajaran filosofi tersebut erat dengan kehidupan nyata.
Sarasehan yang berlangsung penuh keakraban tersebut diiringi oleh lantunan musik gamelan dari Sanggar Sumunar Gedong Kuning, Yogyakarta, pimpinan Suryo Setiawan mahasiswa aktif AKNSB yang juga sebagai ketua panitia penyelenggara "Jum'at Legen" kali ini.
Sarasehan Jum'at Legen berakhir pada pukul 17.00. Kemudian dilanjutkan dengan perfomance art yang menampilkan berbagai tarian dari masing-masing angkatan pada pukul 19.00.
Acara "Jum'at Legen" edisi bulan Februari ini terbilang sukses dengan dihadiri oleh para dosen dan hampir seluruh alumni yang tersebar di seluruh DIY. Akn 3