Bantul – Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta melalui Program Studi Seni Karawitan mengikuti International Jogjakarfest (Jogjakarta Karawitan Festival) yang diselenggarakan oleh Institut Seni Indonesia Yogyakarta, di Concert Hall kompleks kampus ISI Yogyakarta, Jl. Parangtritis, Sewon, Bantul, Jumat malam, 2/12. Acara yang mengusung tema “Ecosystem, Network, and Contextualization as a Strategy to Build The Existence and Empowerment of Karawitan Education” ini dilaksanakan oleh Fakultas Seni Pertunjukan Jurusan Seni Karawitan ISI Yogyakarta pada tanggal 1 dan 2 Desember 2022.
Disampaikan oleh Kepala Program Studi Seni Karawitan AKN Seni Budaya Yogyakarta, Bayu Purnama, S.Sn., M.Sn. kepada tim media sebelum pertunjukan dimulai, dalam event tersebut AKN Seni Budaya Yogyakarta menampilkan ladrang jagung-jagung laras slendro pathet manyura yang diaransement menjadi dua sajian, yakni sajian soreng dan sajian lirihan. Soreng yaitu jenis tabuhan karawitan dengan intensitas tabuhan keras dan tanpa vokal. Sedangkan lirihan ditandai dengan adanya vokal dan instrument musik alusan seperti rebab, siter, gambang, gender dan suling. Perpaduan tersebut dikemas dengan tabuhan gaya karawitan Ngayogyakarta. Alhasil, dengan ditampilkannya kreasi baru tersebut membuat para penonton terpukau oleh penampilan para mahasiswa prodi karawitan angkatan 9 dari AKN Seni Budaya Yogyakarta tersebut.
“Dalam catatan, jagung-jagung tersebut strukturnya berbentuk ladrang, namun dalam isian di sini saya padukan dalam bentuk lancaran. Tapi, konteknya masih bentuknya ladrang, akan tetapi hanya berganti struktur saja. Lalu saya tambahi vocal 1 vocal 2. Sebetulnya jagung-jagung tidak mempunyai struktur playon, tapi di sini saya bikinkan baru. Untuk mencapai endingnya saya bikinkan sampak ngracik di mana sampak ngracik merupakan gaya Yogyakarta. Sampaknya bukan sampak pancer, yang kita ketahui sampak pancer merupakan sampak gaya Surakarta”, tambah Bayu Purnama, S.Sn. M.Sn.
Bagi mahasiswa prodi seni karawitan AKN Seni Budaya Yogyakarta, keikutsertaan dalam Jogjakarfest tersebut merupakan penampilan yang kedua setelah penampilan perdana mereka saat mengiringi acara wisuda kelulusan mahasiswa tahun ajaran 2021/2022 pada bulan September lalu.
Ceacilia Andriana, salah satu mahasiswa prodi karawitan AKN Seni Budaya Yogyakarta yang ikut berpartisipasi mensukseskan penampilan AKN Seni Budaya Yogyakarta di Jogjakarfest, saat dihubungi oleh tim media AKN Seni Budaya Yogyakarta seusai pertunjukan mengungkapkan kegembiraannya bisa tampil bersama teman-temannya secara maksimal. Sedangkan persiapan yang dilakukan hanya satu bulan.
“Hanya latihan satu bulan dalam tiga bulan awal perkuliahan, penampilan tadi sangat memuaskan dilihat dari ekpresi para penonton, dan ini merupakan penampilan yang kedua setelah tampil perdana saat mengiringi acara wisuda angkatan 8”, terang mahasiswi angkatan 9 tersebut.
Dengan adanya Jogjakarfest 2022 ini, selain menambah pengalaman, diharapkan mahasiwa semakin dapat mengasah keilmuannya dalam bidang karawitan, meningkatkan kepercayaan diri dengan unjuk kebolehan yang telah dicapai, serta semakin menambah penguasaan terhadap tabuhan dari yang paling mudah sampai yang tersulit. Hal ini bertujuan supaya masayarakat mengetahui kapasistas mahasiswa AKN Seni Budaya Yogyakarta sehingga memberikan penilaian positif terhadap output dari AKN Seni Budaya Yogyakarta.
Rochmad - AKN