Perkuat AKNSB Yogyakarta, Untuk Membentuk Kepercayaan Diri Seniman Di Kancah Internasional
Perkuat AKNSB Yogyakarta, Untuk Membentuk Kepercayaan Diri Seniman Di Kancah Internasional
Oleh : Admin • 25 Agustus 2022 • 376 Views

Pringgading-Pameran karya lukis instalasi dan pementasan wayang kontemporer selama empat hari di omah budaya kahangnan dusun Pringgading, Pajangan, Bantul, 19-23/8/22 secara resmi di buka oleh Drs Andono. M.Sn dosen senior Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta.

Mengawali rangkaian pameran wayang kontemporer dengan tampilnya dalang cilik Wisanggeni Damani Bawono, siswa kelas 6 dari SDTahunan, Umbulharjo, Yogyakarta. Sejak kelas 1 sekolah dasar Wisang panggilan akrabnya sudah menunjukan kesukaannya dengan dunia wayang. Wayang yang ia sukai bercorak wayang- wayang milenia. 

“Jadi awalnya tu saya melihat pementasan wayang di kantor dinas kebudayaan, sejak saat itu saya tertarik dengan wayang dan ndalang. Wayang kesukaan saya adalah Wayang Kancil dan Wayang Alien.” ujarnya singkat. 

Sejak tergabung di sanggar wayang Kancil mbah Lejar, Wisang sangat antusias dan rasa ketertarikan serta bakat dalangnya sangat kentara. Awal pementasan mendalang saat Balai Budaya Mino mengadakan acara pentas wayang cilik. Penampilan perdananya bersama dengan dalang senior ki Gentong di kantor Balai Budaya Mino, Seturan, Depok, Sleman.

Hubungan seni dengan anak itu menariknya adalah rekonekting. Penghubungkan Kembali anak dengan nilai nilai luhurnya yang adhiluhung. Untuk membentengi berkembangnya budaya asing di tengah-tengah kita, wayang anak, sejarah atau nilai-nilai kebudayaan yang lain sebagai mediannya, sehingga identitas dirinya sedini mungkin terjaga.

Keberadaan AKN Seni Budaya Yogakarta menurut Miko Jatmiko salah satu seniman yang turut memamerkan hasil karyannya mengatakan bahwa, perguruan tinggi yang consent dengan seni dan budaya khususnya budaya Yogyakarta sangat bagus di era saat ini. dimana gempuran- gempuran budaya asing sudah mewabah di masyarakat. 

“Ruh atau jati diri kita adalah budaya. Kalau kampus semacam AKN Seni budaya Yogyakarta ini lebih di kuatkan lagi, di besarkan, apresiasinya masayarakat tinggi, akan memunculkan seniman dan budayawan Yogyakarta menunjukan ketemunya jati diri kita yang sebenarnya. Dan membuat kepercayaan diri di tengah internasional akan tinggi.” tuturnya.

Parmeran tersebut dihadiri oleh seniman-seniman muda, yakni, Miko Jatmiko, Agus Ismoyo dan salah satu penyair tanah air,Lejar. Sedankan Babaran Segoro Gunung, Miko Studio dan Komunitas Wayang Merdeka tak ketinggalan mengambil peran hadir turut terundang untuk memamerkan karya visualnya.  

Rochmad-AKN 

 

Bagikan :

Hubungi Kami

Kritik & Saran